Anggiat Napitupulu: Ketahanan Pangan Dimulai dari Perbatasan

Kamis, 18 September 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Menteri Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Anggiat Napitupulu (kedua kiri) saat panen sayuran di Atambua NTT, Selasa (16/9/2025).(Foto: Dok.Imigrasi Atambua)

Staf Ahli Menteri Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Anggiat Napitupulu (kedua kiri) saat panen sayuran di Atambua NTT, Selasa (16/9/2025).(Foto: Dok.Imigrasi Atambua)

ATAMBUA-NTT, MERCINEWS.COM – Staf Ahli Menteri Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Anggiat Napitupulu, menegaskan bahwa ketahanan pangan bangsa harus berakar dari wilayah perbatasan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri panen raya kangkung dan penebaran bibit ikan lele di Lapas Kelas IIB Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (16/9).

Menurut Anggiat, perbatasan bukan hanya garis pemisah negara, tetapi juga ruang strategis untuk membangun kemandirian pangan.

“Ketahanan pangan adalah isu strategis bangsa ini. Dari perbatasan, kita membuktikan bahwa Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya menjaga batas negara, tetapi juga ikut menanam, memanen, dan menebar kehidupan. Apa yang saya lihat hari ini di Atambua adalah bentuk nyata pengabdian yang memberi harapan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung sederhana tersebut memiliki makna penting. Panen kangkung menjadi simbol kemandirian, sedangkan penebaran bibit lele mencerminkan investasi keberlanjutan guna memastikan ketersediaan pangan di masa depan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Putu Agus Eka Putra, menegaskan bahwa kunjungan pejabat pusat memberikan semangat baru bagi pelaksanaan program ketahanan pangan di lapangan.

“Kehadiran Staf Ahli Menteri, Bapak Anggiat Napitupulu, hari ini adalah bentuk dukungan nyata bagi kerja keras kami. Imigrasi Atambua bersama Lapas Atambua berkomitmen bahwa pelayanan dan pengabdian harus berjalan beriringan. Panen dan penebaran bibit ini adalah bukti kecil dari kerja besar ketahanan pangan yang sedang kami bangun,” katanya.

Baca Juga:  Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta Warga Jauhi Pantai

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, menilai kegiatan ini sebagai tonggak penting penguatan ketahanan pangan di perbatasan.

“Sinergi ini bukan hanya soal pangan, tetapi tentang memperlihatkan wajah baru Imigrasi dan Pemasyarakatan di perbatasan. Kehadiran Staf Ahli Menteri Anggiat Napitupulu menandakan bahwa apa yang kita lakukan di Atambua mendapat perhatian, bahkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menggarisbawahi makna strategis kunjungan tersebut.

Baca Juga:  Gempa NTT, BNPB Catat 53 Orang Meninggal Dunia dan 135 Luka

“Kunjungan ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian serius pada perbatasan. Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir sebagai motor pembangunan. Dari kangkung dan lele, kita mengirimkan pesan bahwa kemandirian dan ketahanan pangan bangsa dimulai dari akar perbatasan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, terlihat jelas bahwa wilayah perbatasan memiliki peran vital bagi pembangunan nasional. Kehadiran Anggiat Napitupulu di Atambua menegaskan bahwa pengabdian di garis depan negara memiliki gema yang luas: Indonesia yang kuat dan berdaulat dalam ketahanan pangan berawal dari pinggiran negeri.(red)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB