RIAU, MERCINEWS.COM – Ajang tradisional Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, semakin semarak dengan dukungan dari Subholding PTPN IV PalmCo, anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).
Event yang digelar pada 20 – 24 Agustus 2025 ini diprediksi akan menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, setelah viral di berbagai platform media sosial berkat atraksi khasnya, seperti tarian anak pacu yang dikenal dengan istilah “Aura Farming”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, dalam keterangan tertulis yang diterima di Pekanbaru, menyampaikan bahwa perusahaan memberikan dukungan langsung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada dua peserta Pacu Jalur, yakni Tim Langkah Siluman Buayo Danau dari Kabupaten Kuantan Singingi, serta tim dari Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu.
“Alhamdulillah, tahun ini kami, PTPN IV PalmCo melalui Regional III di Riau, kembali mendukung event Pacu Jalur di Tepian Narosa,” ujar Jatmiko.
Ia menambahkan, dukungan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya lokal dan memperkuat partisipasi masyarakat.
“Bahkan sebelum viral di media sosial, PalmCo melalui Regional III telah rutin mendukung penyelenggaraan Pacu Jalur. Insyaallah, kami akan terus berkontribusi bersama para pemangku kepentingan untuk menjaga heritage bangsa ini,” tuturnya.
Ketua Tim Langkah Siluman Buayo Danau, Zulderi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari PTPN IV PalmCo. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dalam menjaga semangat tim yang telah konsisten mengikuti Pacu Jalur selama lebih dari 20 tahun.
“Terima kasih kepada PTPN IV PalmCo dan Regional III atas dukungan yang diberikan kepada tim kami. Dukungan ini memberi motivasi tambahan untuk menorehkan prestasi terbaik tahun ini,” ucap Zulderi.
Pacu Jalur merupakan perlombaan tradisional mendayung perahu panjang khas Kuansing yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sejak tahun 2014.
Event ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta pejabat negara dan perwakilan dari sekitar 16 negara sahabat
Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut tamu dan memastikan kelancaran acara.
Salah satu upaya penting yang telah dilakukan adalah perbaikan kualitas air Sungai Kuantan. Berkat penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) oleh Kepolisian Daerah Riau, kondisi air sungai kini jauh lebih jernih dibanding sebelumnya.
Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha seperti PTPN IV PalmCo, Pacu Jalur 2025 diharapkan tak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga magnet wisata yang membanggakan bagi Provinsi Riau dan Indonesia.(red)






