PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat di Tanjab Timur Jambi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Tanjab Timur Jambi.(Foto: Dok.PTPN IV PalmCo)

PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Tanjab Timur Jambi.(Foto: Dok.PTPN IV PalmCo)

Jambi, Mercinews.com – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui Regional 4 yang mencakup Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, PalmCo bersama Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Nasional mendorong pelaksanaan replanting kebun sawit tua di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi.

Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Percepatan PSR yang digelar di Aula Ratu Hotel, Sabak, Kabupaten Tanjab Timur, pada Kamis (21/8/2025). Acara ini diikuti oleh 108 peserta yang terdiri atas petani dan koperasi dari 19 desa, serta dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan sejumlah lembaga pendukung lainnya.

Dalam program tersebut, PalmCo menargetkan peremajaan sekitar 1.500 hektare kebun sawit rakyat yang telah melewati masa produktif. Peremajaan dilakukan melalui skema kemitraan PSR, di mana PalmCo hadir sebagai pendamping utama mulai dari tahap administrasi hingga tanaman siap panen.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-angin, menyatakan bahwa PSR merupakan program prioritas perusahaan yang selaras dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

“PTPN IV PalmCo memiliki komitmen kuat untuk mempercepat PSR di seluruh wilayah operasional kami, dari Aceh hingga Sulawesi. Kami tidak hanya memfasilitasi peremajaan, tetapi juga membangun kemitraan berkelanjutan melalui pola single management, di mana PalmCo menjadi avalis produksi. Hal ini bertujuan agar produktivitas kebun petani dapat melampaui standar nasional,” ungkap Irwan.

Ia menambahkan, hingga kini PalmCo telah mendampingi pencairan dana PSR dari BPDPKS seluas 15.321,18 hektare untuk koperasi-koperasi mitra. Sementara itu, pada semester I tahun 2025, realisasi rekomendasi teknis (rekomtek) telah mencapai 11.033 hektare yang seluruhnya didampingi langsung oleh perusahaan.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Jajaki Kerja Sama Pembukaan Immigration Lounge di Discovery Mall

Ketua Umum SPKS Nasional, Sabarudin, S.E., mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pihaknya dan PalmCo, khususnya di wilayah Jambi. Ia menyebut bahwa percepatan PSR merupakan kebutuhan mendesak karena banyak kebun sawit rakyat yang sudah tidak produktif.

“Kami bersama PTPN IV PalmCo yang di Jambi dikenal sebagai Regional 4 telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat PSR, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sebelumnya, kami juga sudah melakukan replanting ribuan hektare di Sumatera Utara dan Riau,” terang Sabarudin.

Ia menambahkan, minat petani terhadap program PSR sangat tinggi. Koordinasi yang dilakukan SPKS dan PalmCo bersama Dinas Perkebunan Tanjab Timur menunjukkan bahwa puluhan petani sudah mengajukan permohonan untuk ikut program tersebut.

“Program PSR adalah program pemerintah pusat. Kami bersama PTPN memfasilitasi dan memastikan agar petani bisa ikut serta dengan cepat dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Baca Juga:  Forum Jurnalis Jakarta Barat Dibentuk, Tolak Wartawan Karbitan

 

PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat di Tanjab Timur Jambi
PTPN IV PalmCo mengadakan sosialisasi percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) digelar Sabak, Tanjab Timur, pada Kamis (21/8/2025).(Foto: Dok.PTPN IV PalmCo)

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Tanjab Timur, Ir. Hamdani, mengakui bahwa progres pelaksanaan PSR di wilayahnya masih tertinggal dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Jambi. Namun, ia optimistis keterlibatan PalmCo dan SPKS akan mempercepat realisasi program tersebut.

“Kami memang sedikit tertinggal dalam pelaksanaan PSR, tetapi saat ini sudah tercatat ada sekitar 1.500 hektare lahan petani yang siap diremajakan. Kehadiran PalmCo dan SPKS tentu sangat membantu, baik dari sisi pendampingan maupun pengurusan administrasi,” ujar Hamdani.

Dengan kerja sama antara berbagai pihak, program PSR diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan keberlanjutan industri sawit nasional ke depan.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027
Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru