Oknum TNI AL Tembak 2 Warga di Makassar, 1 Tewas Kena Peluru di Kepala

Minggu, 5 Mei 2024 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Mercinews.com – Dua warga Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, ditembak oleh seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) inisial Koptu SB.
Satu korban meninggal dunia setelah terkena peluru pada bagian kepala, satu lainnya terluka terkena tembakan pada bagian dada.

“Dugaan penembakan yang oknum anggota TNI AL atas nama Koptu SB,” kata Danlantamal VI Makassar, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat, Minggu (5/5).

Andi menerangkan kasus tersebut bermula setelah pencurian menimpa salah satu rumah warga sekitar pukul 04.30 WITA yang pelakunya diduga berasal dari kampung lain.

“Kemudian berdasarkan keterangan saksi bahwa terjadi keributan antar kampung dengan menggunakan batu dan busur yang kemungkinan diakibatkan tentang permasalahan pencurian handphone milik ST Amang,” ungkapnya.

Pada saat kejadian, rumah Koptu SB menjadi sasaran aksi pelemparan dari dua kelompok kampung tersebut. Dia pun lantas keluar untuk melihat kondisi rumahnya.

Baca Juga:  Alih Kredit HRV Aceh: Solusi Cerdas Pindah Kepemilikan Mobil Tanpa Ribet

“Oknum TNI AL Koptu SB mengecek kondisi rumahnya dan melihat kaca rumah sebelah kanan pecah terkena lemparan batu dari warga yang sedang bertikai. Koptu SB masuk ke kamar mengambil senapan angin berjenis PCP,” jelasnya.

Setelah itu, Koptu SB menembak ke arah warga yang sedang bertikai sebanyak tiga kali dari balkon lantai dua rumahnya.

“Koptu SB turun sambil membawa senapan. Kemudian ada tiga orang membawa parang dari menuju dekat rumah Koptu SB. Sehingga ditembak dan mengenai satu orang inisial VL di bagian dadanya. Kemudian dari sisi lain Koptu SB menembak korban inisial FR yang mengenai kepalanya,” terangnya.

Baca Juga:  Viral! Selebgram Aceh Marahi Petugas Counter Check In Air Asia Bandara Kualanamu

Setelah kejadian itu, kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“VL dirawat di RS TNI AL setelah terkena peluru di bagian dadanya dan FR meninggal dunia di RS Bhayangkara setelah mendapatkan perawatan medis akibat mengalami luka serius di kepala,” tuturnya.(*)

Sumber: CNN

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru