Militer Israel Bombardir Rafah Balas Tembakan Roket Hamas, Belasan Orang Meninggal

Senin, 6 Mei 2024 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Israel menghantam perumahan warga di Rafah dengan serangan udara pada Ahad, 5 Mei 2024. Serangan itu menewaskan belasan orang dan melukai beberapa lainnya, menurut penghitungan petugas medis Palestina.

Serangan udara dilancarkan tak lama setelah sayap bersenjata Hamas mengaku bertanggung jawab atas penembakan roket terhadap penyeberangan Kerem Shalom di Gaza, yang menurut Israel menewaskan tiga tentaranya.

Militer Israel mengatakan sepuluh proyektil diluncurkan dari Rafah di Gaza selatan menuju area penyeberangan, yang kata mereka kini ditutup untuk truk bantuan kemanusiaan yang menuju ke wilayah pesisir tersebut. Titik penyeberangan lainnya di Gaza tetap terbuka.

Brigade al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, membenarkan bahwa mereka meluncurkan roket ke pangkalan militer Israel di persimpangan tersebut, namun tidak mengkonfirmasi dari mana mereka menembakkannya. Media Hamas mengutip sumber yang dekat dengan kelompok tersebut, yang mengatakan sebenarnya penyeberangan Kerem Shalom bukanlah sasarannya.

Sebagai balasan, pasukan Israel melancarkan serangan udara terhadap satu rumah warga, menewaskan tiga orang dan melukai beberapa orang lainnya, menurut para petugas medis Palestina.

Militer Israel mengonfirmasi serangan balasan tersebut, mengatakan bahwa serangan itu menghantam peluncur tempat proyektil Hamas ditembakkan, serta struktur militer di dekatnya.

Baca Juga:  4 warga Pakistan tewas dan 30 lainnya terluka dalam serangan di masjid Oman

“Peluncuran yang dilakukan Hamas di dekat Penyeberangan Rafah … adalah contoh nyata eksploitasi sistematis yang dilakukan organisasi teroris terhadap fasilitas dan ruang kemanusiaan, dan mereka terus menggunakan penduduk sipil Gaza sebagai tameng manusia,” katanya.

Hamas sebelumnya telah membantah bahwa mereka menggunakan warga sipil Gaza sebagai tameng manusia.

Tepat sebelum tengah malam, Israel kembali melancarkan serangan udara yang menewaskan sembilan warga Palestina, termasuk seorang bayi, di sebuah rumah lain di Rafah, kata pejabat kesehatan Gaza.

Mereka mengatakan serangan terbaru itu menambah jumlah korban tewas pada Ahad menjadi sedikitnya 19 orang.

Serangan berbalas kali ini terjadi ketika harapan gencatan senjata antara Israel dan Hamas kian menipis. Delegasi Hamas mengatakan mereka akan meninggalkan Kairo setelah berunding dengan mediator Mesir pada Ahad malam untuk berkonsultasi dengan para petinggi mereka.

Baca Juga:  Gedung Putih mendukung keputusan Israel terkait ratusan tahanan Palestina

Dalam negosiasi, Hamas menegaskan kembali tuntutannya untuk mengakhiri perang dengan imbalan pembebasan sandera warga Israel, namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas menolak hal itu.

Israel mengatakan pasukannya berencana melancarkan invasi darat besar-besaran di Rafah yang menjadi tempat berlindung bagi lebih dari satu juta warga Palestina, meski Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan hal itu akan berujung pada tragedi.

REUTERS

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB