Mercinews.com – Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan serangan Penembakan itu terjadi di Masjid Ali bin Abi Talib, sebuah masjid Syiah di Oman yang mayoritas penduduknya Sunni yang dikenal secara lokal sebagai Masjid Imam Ali.
30 orang dirawat di rumah sakit.
Beberapa korban merupakan warga negara Pakistan
Duta besar Pakistan mengunjungi tiga rumah sakit dan bertemu dengan yang terluka. “Semua warga Pakistan yang tinggal di Oman diminta untuk bekerja sama dengan pihak berwenang,” kata Kedutaan Pakistan.
Polisi Kerajaan Oman sedang menyelidiki insiden penembakan di dekat sebuah masjid di kawasan Wadi al-Kabir, yang dilaporkan menyebabkan empat orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Semua tindakan keamanan telah diambil untuk mengatasi situasi ini, dan prosedur pengumpulan bukti sedang diselesaikan sebagai bagian dari penyelidikan, tulis surat kabar Times of Oman.
Kepolisian Kerajaan Oman menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan mendoakan korban luka segera pulih.
Kasus seperti ini jarang terjadi di Oman, negara yang letaknya strategis di muara Teluk Persia di Jazirah Arab dan berpenduduk mayoritas Muslim.
Kedutaan Besar AS di Oman memperingatkan warga Amerika untuk “menjauhi daerah tersebut.”
“Warga AS harus tetap waspada, memantau berita lokal, dan mendengarkan panduan otoritas setempat,” kata pernyataan itu.
Oman telah mempertahankan netralitasnya di kawasan yang bermasalah dan bertindak sebagai mediator dalam perselisihan, termasuk antara Amerika Serikat dan Iran.
(m/c)






