KTT perdamaian Ukraina, kemungkinan besar tidak akan menghasilkan konsensus penuh

Minggu, 16 Juni 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sekitar 100 negara dan organisasi peserta konferensi perdamaian Ukraina di resor Bürgenstock Swiss.

sekitar 100 negara dan organisasi peserta konferensi perdamaian Ukraina di resor Bürgenstock Swiss.

Swiss, Mercinews.com – Deklarasi akhir mungkin tidak akan ditandatangani oleh semua delegasi pada pertemuan puncak perdamaian Ukraina di Swiss,

Menurut Kanselir Austria Karl Nehammer, deklarasi akhir konferensi Ukraina tentang Bürgenstock mungkin tidak akan ditandatangani oleh semua peserta.

Ini adalah masalah seluk-beluk diplomatik seperti kata-kata tertentu, namun posisi dasar bersama tidak terpengaruh oleh hal ini, kata Nehammer di sela-sela pertemuan pada hari Minggu.

“Itulah mengapa saya tidak terlalu khawatir jika tidak semua orang menandatanganinya sekarang,” kata Nehammer.

Pertanyaan mengenai ruang lingkup konferensi lanjutan juga masih sulit dijawab. Sebelum Rusia juga mengambil tempat di meja perundingan, konferensi lain dengan format berbeda mungkin akan dilakukan. “Anda benar-benar harus melihatnya sebagai sebuah proses.”

Baca Juga:  Tentara Israel sebut mereka menyerang sasaran Hizbullah di Lebanon selatan

Dari sekitar 100 negara dan organisasi peserta konferensi perdamaian Ukraina di resor Bürgenstock, 84 negara berhasil menyepakati deklarasi akhir pada hari Minggu. Tidak ada dukungan dari negara-negara Brics seperti India, Brazil dan Afrika Selatan.

Baca Juga:  Joe Biden akan umumkan sanksi bagi pelanggar kebebasan pers di dunia

Konferensi dua hari yang diikuti 92 negara dan 8 organisasi internasional berakhir pada Minggu sore, (16/6).

Deklarasi akhir kemudian akan dipublikasikan.

(m/ci)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru