Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Jadi 12 Orang

Selasa, 4 April 2023 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, Mercinews.com – Polisi menyampaikan korban pembunuhan dukun pengganda uang di Banjarnegara bertambah menjadi 12 orang.

Para korban dimakamkan di perkebunan milik pelaku dukun pengganda uang, Slamet Tohari atau Mbah Slamet (45) di perbukitan dekat hutan di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan dalam tiga hari terakhir, pihaknya menemukan 12 jenazah. Tempat penguburannya di satu lokasi.

“Pada awal pengungkapan, kami menemukan satu jenazah. Kemudian pada hari kedua sembilan jenazah.

Lalu hari ini ada dua jenazah, yaitu laki-laki dan perempuan,” kata AKBP Hendri Yulianto di Banjarnegara, Selasa (4/4/2023) sore. seperti dilansir beritasatu,

Hendri mengatakan para korban dibunuh dengan menggunakan minuman yang dicampur racun potasium.

Namun demikian, Hendri belum dapat memastikan dari mana saja korban tewas. Hanya satu yang pasti yakni Paryanto berasal Sukabumi.

Baca Juga:  Sadis! Suami Setelah Mutilasi Istrinya, Bawa Potongan Tubuh Tawarin ke Warga Daging

Sementara pelaku Slamet Tohari atau Mbah Slamet mengaku membunuh korban dengan mencampurkan potas ke dalam minuman.

tampang dukun pembunuhan di banjarnegara

“Saya ajak ke sini untuk ritual. Kemudian saya beri minuman yang saya beri potas,” katanya.

Jalan menuju tempat penemuan mayat tersebut merupakan jalan setapak, dan berada sejauh 1 kilometer dari jalan raya, untuk menuju lokasi harus berjalan kaki, dengan kondisi jalan berbatu dan licin, serta harus melalui lahan perkebunan warga.

Baca Juga:  Walhi Aceh Ungkap Hutan Babahrot Abdya Makin Gundul Akibat Pembalakan Liar

Lokasi penemuan mayat merupakan kebun milik pelaku, di lokasi ini kini telah dipasang garis polisi agar warga tidak mendekat dan beraktivitas di lokasi tersebut. Untuk menyamarkan, pelaku menanam pohon singkong di atas gundukan liang lahat.

(*)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru