Jika Perang hipotetis Korea Utara dan Korea Selatan akan merugikan dunia $4 triliun

Senin, 29 Juli 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump
Mantan Presiden Amerika Serikat dan Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara

Donald Trump Mantan Presiden Amerika Serikat dan Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara

Mercinews.com – Tahun pertama perang besar-besaran antara Republik Korea dan DPRK dapat merugikan perekonomian global sebesar $4 triliun, yang merupakan 3,9% dari total PDB dunia.

Menurut Report, penilaian skenario hipotetis tersebut disediakan oleh Bloomberg.

Laporan tersebut mencatat bahwa perang besar-besaran di Semenanjung Korea “sangat tidak mungkin terjadi.” Namun, jika terjadi konflik, kerugian manusia dan kerugian ekonomi akan sangat besar, menurut Bloomberg.

Tahun pertama permusuhan antara DPRK dan Republik Korea, menurut analisis skenario hipotetis ini, dapat merugikan perekonomian global sebesar $4 triliun, yang merupakan 3,9% PDB dunia. Jumlah ini “lebih dari dua kali lipat” dampak perang di Ukraina, klaim badan tersebut.

Jutaan orang bisa tewas dalam perang, Bloomberg menambahkan. Wilayah metropolitan Seoul, yang terletak di zona artileri DPRK, adalah rumah bagi sekitar 26 juta orang – setengah dari populasi Republik Korea.

Baca Juga:  Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Badan tersebut menyebut Republik Korea sebagai “pabrik semikonduktor yang dibangun berdasarkan kesalahan geopolitik.” Samsung Electronics memasok sekitar 41% chip DRAM dan 33% chip memori NAND di dunia. Produk-produk perusahaan Korea Selatan dibeli di AS dan China. Seoul dan sekitarnya menyumbang 81% produksi chip negara itu dan 34% produksi industri.

Badan tersebut percaya bahwa jika terjadi perang di semenanjung tersebut, pabrik semikonduktor Korea Selatan dapat menjadi sasaran artileri Korea Utara dan rudal balistik jarak pendeknya. Yang terakhir memiliki jangkauan sekitar 250 km.

Baca Juga:  Israel Klaim Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas di Jalur Gaza

Selama tahun pertama konflik, PDB Republik Korea bisa turun sebesar 37,5%. Penurunan ekspor semikonduktor Korea Selatan dan barang-barang lainnya dapat menyebabkan penurunan PDB Tiongkok sebesar 5%, dan perekonomian Amerika dapat menyusut sebesar 2,3%, menurut analisis badan tersebut.

(M/C)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB