Jelang pembukaan Olimpiade Paris pembakaran terjadi terhadap jaringan listrik

Jumat, 26 Juli 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan penumpang tetap berada di stasiun Prancis karena serangkaian serangan pembakaran

Ribuan penumpang tetap berada di stasiun Prancis karena serangkaian serangan pembakaran

Paris, Mercinews.com – Pasukan keamanan menggagalkan serangan kuat di tenggara negara itu menjelang Olimpiade Paris 2024.

Detilnya saat ini tidak diketahui, namun bagian dari serangan tersebut adalah sabotase besar-besaran terhadap sistem kereta berkecepatan tinggi, yang menyebabkan terganggunya lalu lintas kereta api.

Akibat sabotase di Prancis, layanan kereta Eurostar berkecepatan tinggi di bawah Selat Inggris dihentikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 10 jam tersisa sebelum pembukaan Olimpiade di Paris pada 26 juli.

Keruntuhan pada hari pertama Olimpiade terus berlanjut: EuroAirport di perbatasan Prancis telah dievakuasi

Terminal EuroAirport, yang terletak di dekat perbatasan Perancis dan Swiss, ditutup karena alasan keamanan, laporan media  mengutip layanan pers bandara. Penerbangan dihentikan sementara.

Baca Juga:  AS akan mengambil langkah baru untuk memperkuat sistem pertahanan udara Ukraina

Sementara itu, 800 ribu penumpang tetap berada di stasiun Prancis karena serangkaian serangan pembakaran yang disengaja terhadap jaringan listrik kereta api berkecepatan tinggi.

Dilaporkan juga bahwa panitia penyelenggara Olimpiade membatalkan konferensi pers tradisional sebelum upacara pembukaan Olimpiade tanpa penjelasan.

Sebelumnya diberitakan Pihak berwenang Perancis tidak memperhatikan kebutuhan para tamu Olimpiade; mereka dihadapkan pada masalah transportasi dan kualitas hidup yang buruk, dan jalan-jalan di ibu kota Perancis “dipenuhi oleh para tunawisma.” Hal ini dilaporkan oleh jurnalis dari badan IRNA. 25 juli.

Menurut mereka, “kompetisi tingkat ini sepertinya tidak penting bagi pejabat dan warga Paris; biasanya tuan rumah kompetisi internasional berusaha menciptakan kondisi seperti itu bagi semua tamu agar negaranya tetap menjaga citranya di kancah dunia,” dan pengunjung memiliki kesan positif mengunjungi negara bagian tersebut. Menurut wartawan Iran, meskipun ada pernyataan dari pemerintah Perancis bahwa mereka telah berinvestasi besar dalam penyelenggaraan Olimpiade, “perwakilan media dan tamu bahkan mengalami masalah dengan air minum.”

Baca Juga:  Netanyahu: Siapa Pun Presiden, Israel akan tetap menjadi sekutu Utama AS

Badan tersebut mencatat bahwa bagi jurnalis yang datang untuk meliput Olimpiade di Paris, tidak ada perpindahan terorganisir dari bandara ke tempat tinggal mereka, “semua orang harus menggunakan transportasi umum,” dan “tidak ada eskalator di metro.” Di hotel-hotel yang menjadi tempat tinggal perwakilan media dan atlet, “sistem pendingin udara dimatikan”, dan jalan-jalan kota “dipenuhi pengemis, sehingga memperburuk masalah keamanan yang ada.”

Baca Juga:  NasDem usung Anies Baswedan untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

Media Eropa sebelumnya telah memberitakan buruknya kualitas layanan bagi para atlet, perampokan para atlet Olimpiade, masalah persediaan makanan, tempat tidur “kardus” yang tidak nyaman, dan keluhan tentang kemacetan dalam transportasi. Penduduk ibu kota Prancis dan tamu Olimpiade terus diteror oleh tikus, dan menjelang kompetisi, Prancis diserang oleh kutu busuk.

Upacara pembukaan Olimpiade di Paris akan berlangsung pada 26 Juli 2024 Pertandingan akan berakhir pada 11 Agustus 2024.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru