Innalilahi, Korban Serangan AS-Israel di Iran Tembus 1.045 Orang

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan di sekitar gedung media penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) di Teheran. (Foto: Dok. BBC)

Ledakan di sekitar gedung media penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) di Teheran. (Foto: Dok. BBC)

Mercinews.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran dilaporkan terus bertambah. Kantor berita Tasnim News Agency mengutip data dari Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs yang menyebutkan korban meninggal dunia telah mencapai 1.045 orang.

Namun, angka berbeda disampaikan Bulan Sabit Merah Iran pada Selasa (3/3/2026). Lembaga kemanusiaan tersebut melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel berjumlah 787 orang.

Baca Juga:  Netanyahu ajak AS bentuk aliansi baru mirip NATO di Timur Tengah, untuk lawan Iran

Bulan Sabit Merah Iran menyatakan, para korban terdiri atas warga sipil dan personel militer.

Serangan dilaporkan terjadi pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan rangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Media pemerintah Iran melaporkan adanya kerusakan infrastruktur dan korban sipil dalam peristiwa tersebut.

Televisi pemerintah Iran juga mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam serangan tersebut.

Baca Juga:  Dua helikopter Black Hawk Jatuh di Kentucky 9 Tentara AS Tewas

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal balasan yang menyasar wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Hingga kini, situasi keamanan di kawasan tersebut dilaporkan masih dalam perkembangan.(red)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru