Estonia berharap semua negara mengizinkan Ukraina menyerang wilayah Rusia

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendara Negara

Bendara Negara

Mercinews.com – Estonia berharap semua negara mengizinkan Angkatan Bersenjata Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kementerian Pertahanan Hanno Pevkur pada pertemuan para kepala departemen pertahanan negara-negara UE di Brussels.

“Tidaklah normal jika Rusia menyerang Ukraina dari jarak jauh, dan Ukraina terpaksa berperang dengan satu tangan terikat di belakang.

Oleh karena itu, posisi saya sangat jelas: tentu saja Ukraina harus memiliki setiap kesempatan untuk melindungi negara dan rakyatnya,” ujarnya Selasa (28/5)

Kepala Kementerian Pertahanan Belanda, Kaisa Ollongren, mengatakan pada pertemuan yang sama bahwa negaranya tidak pernah mengesampingkan bahwa Ukraina “harus menyerang Rusia.”

Baca Juga:  Pasukan Khusus Inggris Ikut Bergabung di Ukraina, Isi Dokumen Rahasia AS

“Ukraina sedang dalam keadaan perang. Sangat mungkin dia harus menyerang Rusia,” kata Ollongren.

Dan Republik Ceko percaya bahwa Ukraina dapat menggunakan senjata Barat dalam menyerang Rusia

Hal ini dinyatakan oleh Perdana Menteri Petr Fiala, dan menekankan bahwa mengizinkan Kyiv untuk melancarkan serangan di wilayah Rusia “sepenuhnya logis.”

Baca Juga:  Tentara Bayaran Rusia Sebut Kuasai 70% Wilayah kota Bakhmut Ukraina

Sebelumnya, Jerman dan Italia menentang serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap Rusia dengan senjata Barat. (mc)

Berita Terkait

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK
Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan
Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang
Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon
Jelang kunjungan ke DPRK, Jalanan Pyongyang dihiasi dengan bendera Rusia dan Putin
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:31 WIB

Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:04 WIB

Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:10 WIB

Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang

Rabu, 19 Juni 2024 - 03:22 WIB

Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon

Rabu, 19 Juni 2024 - 01:46 WIB

Jelang kunjungan ke DPRK, Jalanan Pyongyang dihiasi dengan bendera Rusia dan Putin

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB

Kimmich, Jerman, memblok tembakan di menit 90 /Foto:X euto2024

Olahraga

Hasil kedua Grup A Euro 2024, Jerman Unggul 2-0 Atas Hungaria

Kamis, 20 Jun 2024 - 00:55 WIB

Kroasia Vs Albania /Foto: X euro2024

Olahraga

Hasil Kroasia Vs Albania imbang 2-2, Euro 2024

Rabu, 19 Jun 2024 - 23:58 WIB