Ini Cara Israel Menghukum Jurnalis di Gaza

Senin, 6 November 2023 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis Mohammed Alaloul menggendong jasad putranya yang syahid oleh bom Israel, Ahad, 5 November 2023. (Twitter)

Jurnalis Mohammed Alaloul menggendong jasad putranya yang syahid oleh bom Israel, Ahad, 5 November 2023. (Twitter)

Mercinews.com – Salah satu cara Israel menghukum jurnalis di Gaza adalah dengan membunuh keluarga mereka.

Jurnalis Mohammed Alaloul (37) yang bekerja untuk Anadolu Agency Turkiye, kehilangan dua anaknya oleh pengeboman Israel tadi malam di kamp Al-Maghazi.

“Serangan udara Israel menargetkan rumah tetangga saya di kamp Al-Maghazi, rumah saya di sebelahnya sebagian runtuh,” kata Mohammed Alaloul, Ahad (5/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alaloul mengatakan kepada AFP bahwa anaknya yang berusia 13 tahun, Ahmed, dan anak yang berusia empat tahun, Qais, syahid dalam pengeboman itu, bersama saudara laki-lakinya. Istri, ibu, dan dua anak lainnya terluka.

Israel kembali melakukan serangan di kamp pengungsi Al-Maghazi, di Gaza Tengah pada Sabtu malam (4/11).

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan serangan itu mengakibatkan lebih dari 30 orang syahid.

“Lebih dari 30 orang (yang tewas) tiba di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir Al-Balah dalam pembantaian yang dilakukan oleh pendudukan di kamp Al-Maghazi di Jalur Gaza tengah,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf Al-Qudra dalam sebuah pernyataan. (RH)

Berita Terkait

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Berita Terbaru