Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Optimal Saat WFA Pasca Libur Nyepi dan Idul Fitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali.(Foto: Dok. Humas Kanim Ngurah Rai)

Layanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali.(Foto: Dok. Humas Kanim Ngurah Rai)

Bali, Mercinews.com – Kantor Imigrasi Ngurah Rai memastikan pelayanan keimigrasian akan tetap berjalan optimal meskipun kebijakan Work From Anywhere (WFA) diterapkan pasca libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Meskipun ada penyesuaian sistem kerja bagi pegawai Imigrasi Ngurah Rai, seluruh layanan yang diberikan kepada masyarakat, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA), tidak akan terganggu.

“Layanan keimigrasian yang tetap berjalan dengan normal meliputi permohonan dan penggantian paspor, serta pengurusan perpanjangan izin tinggal,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan dalam keterangan pers, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, lanjutnya, kelancaran mobilitas internasional juga tetap menjadi prioritas utama. Aktivitas pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dipastikan tetap berjalan 24 jam setiap hari tanpa gangguan. Hal ini untuk memastikan arus kedatangan dan keberangkatan penumpang yang keluar-masuk Pulau Dewata.

Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa meskipun sistem kerja telah disesuaikan dengan kebijakan WFA, pengawasan dan penegakan hukum tidak akan terpengaruh.

“Kami tetap memastikan bahwa pelayanan publik dan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di Bali tetap berjalan dengan baik. Kami tidak akan mengendurkan fungsi pengawasan, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi fokus, seperti Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Duka di Tengah Liburan: WNA Australia Tewas Ditembak di Vila Bali, Polisi Buru Pelaku

Bugie menambahkan bahwa penerapan kebijakan WFA ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara layanan yang optimal dan pengawasan yang ketat.

“Kami berkomitmen bahwa pelayanan tetap prima, dan ketertiban serta keamanan wilayah tetap terjaga,” lanjutnya.

Mitigasi Risiko

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, memberikan penguatan bahwa kebijakan penyesuaian kerja telah melalui mitigasi risiko yang matang untuk memastikan tidak ada kendala dalam memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami memastikan bahwa kebijakan WFA tidak menghambat kinerja kami. Bali sebagai destinasi pariwisata dunia membutuhkan kesiapsiagaan yang tinggi, dan digitalisasi layanan akan tetap didukung oleh kehadiran fisik petugas di titik-titik strategis, seperti di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” tegas Felucia.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan Buronan Interpol Asal Australia Bermodal Paspor Brasil

Lebih lanjut, Felucia menjelaskan bahwa pengawasan administratif dan lapangan tetap terpantau secara terintegrasi melalui sistem informasi keimigrasian yang ada.

“Integritas dan profesionalisme pegawai menjadi tolok ukur utama kami. Meskipun sebagian pegawai bekerja dari luar kantor, pengawasan tetap dilakukan secara intensif melalui pemantauan lapangan dan integrasi data,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kebijakan WFA ini berlaku pada tanggal 16-17 dan 25-27 Maret 2026. Imigrasi Ngurah Rai berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan keimigrasian terbaik kepada masyarakat tanpa mengesampingkan aspek penegakan hukum, meskipun terdapat penyesuaian sistem kerja.(red)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB