Hasto PDIP: Keakraban Prabowo dan Megawati Energi Positif untuk Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri saat upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Kemlu Jakarta, Senin (1/6/2026). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Momen kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri saat upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Kemlu Jakarta, Senin (1/6/2026). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, Mercinews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai keakraban antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi energi positif bagi persatuan bangsa.

Menurut Hasto, interaksi antara kedua tokoh tersebut mencerminkan semangat kebangsaan dan persaudaraan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Megawati hadir dalam acara tersebut sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“PDIP merasa terhormat dan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila. Kehangatan tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini,” ujar Hasto di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Hasto mengatakan, hubungan antara Megawati dan Prabowo selama ini berjalan baik serta dilandasi komitmen untuk menjaga persatuan nasional dan memperkuat nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga:  Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Titiek Soeharto: Semoga sehat selalu

“Ibu Megawati dan Presiden Prabowo sama-sama menunjukkan penghormatan satu sama lain sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab sejarah terhadap masa depan Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Hasto menyinggung sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintahan Prabowo, mulai dari aspek ekonomi, fiskal, tata kelola, hingga persoalan sosial.

Ia menyampaikan pandangan PDIP bahwa berbagai persoalan tersebut perlu dilihat secara objektif.

“Berbagai tantangan merupakan persoalan yang sebagian besar merupakan warisan dari pemerintahan Joko Widodo pada periode kedua. Karena itu dibutuhkan semangat persatuan nasional dan kerja sama seluruh elemen bangsa untuk membantu pemerintah mencari solusi terbaik,” ujar Hasto.

Baca Juga:  Prabowo dijadwalkan terima Bintang Bhayangkara dari Polri Kamis hari ini

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila dapat menjadi momentum untuk memperkuat dialog kebangsaan dan mengedepankan kepentingan rakyat di atas berbagai perbedaan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk membangun persatuan dalam keberagaman. Dalam semangat itulah hubungan baik antara Presiden Prabowo dan Ibu Megawati harus dimaknai sebagai energi positif bagi bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB