Gempa Turki-Suriah: Korban Meninggal Tembus 37.343 Jiwa dan Puluhan ribu Luka-luka

Selasa, 14 Februari 2023 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Korban tewas imbas gempa dahsyat bermagnitudo 7,8 di Turki-Suriah bertambah menjadi total 37.343 jiwa per Selasa (14/2/2023).

Pihak berwenang Turki menuturkan korban tewas akibat gempa di negaranya mencapai 31.643 orang. Badan Manajemen Darurat dan Bencana Turki menuturkan gempa pada 6 Februari itu pun menjadi bencana paling mematikan dalam sejarah modern Turki.

Sementara itu, di Suriah total korban tewas telah mencapai 5.714 orang. Jumlah itu termasuk korban meninggal duni di wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak.

Hingga sepekan lebih pascagempa, tim SAR dan berbagai relawan masih melakukan proses pencarian dan penyelamatan korban.

Seorang bocah berhasil ditemukan selamat setelah tertimbun puing bangunan selama sepekan lebih.

Di Kota Kahramanmaras, salah satu wilayah yang terdampak gempa, tim SAR menemukan seorang nenek, ibu, dan bayi terperangkap di sebuah ruangan yang tertimbun reruntuhan gedung tiga lantai. Tim penyelamat saat ini tengah menggali terowongan untuk mengeluarkan mereka.

Baca Juga:  BPBD Papua sebut enam lokasi titik pengungsian pascagempa 5,4 SR

Firasat saya sangat kuat bahwa kami bisa menyelamatkan mereka,” kata kepala tim kesehatan sukarelawan Turki, Burcu Baldauf, kepada Reuters pada Senin (13/2).

“Ini sudah merupakan keajaiban. Setelah tujuh hari, mereka berada di sana tanpa air, tanpa makan, dan dalam kondisi baik.”

Dan Puluhan ribu orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa. Namun laporan Kementerian Kesehatan Turki menyebut sekitar 19.300 korban luka hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah-rumah sakit setempat.

Baca Juga:  Lima Fakta Baru Gempa Turki dan Suriah, Buatan AS & Erdogan di Ujung Tanduk

Menteri Lingkungan Turki melaporkan setidaknya 24.921 bangunan di selatan dan tenggara Turki roboh atau rusak parah akibat gempa paling dahsyat selama 100 tahun terakhir itu.

Pihak berwenang menuturkan jumlah korban tewas masih bisa bertambah lantaran tim SAR dan relawan belum menjamah seluruh gedung yang hancur dan roboh.(*)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru