Gempa M 7,4 Guncang Jepang, WNI Rasakan Getaran hingga Peringatan Tsunami

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MERCINEWS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang pesisir timur Pulau Honshu, Jepang, pada Senin (20/4/2026) pukul 16.52 waktu setempat. Guncangan dirasakan hingga Tokyo dan memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah di bagian utara Jepang.

Berdasarkan data Japan Meteorological Agency, gempa terjadi di kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah laut di kawasan pesisir Sanriku, Prefektur Iwate. Peringatan tsunami kemudian dikeluarkan untuk wilayah Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido.

Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey mencatat pusat gempa berada sekitar 71 mil dari Kota Miyako, Prefektur Iwate.

Sementara itu, pemerintah Jepang juga merilis peringatan tsunami di sepanjang pesisir Pasifik dan mengimbau warga di area pesisir maupun sekitar sungai untuk segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Di Tokyo, seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Diana mengaku merasakan langsung getaran gempa saat berada di Bandara Haneda.

“Tadi lagi belanja di Bandara Haneda, tiba-tiba terasa goyang cukup kencang. Petugas di kasir juga sempat menyadari itu gempa, lalu aktivitas kembali berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sesaat setelah gempa, layar televisi di ruang tunggu bandara langsung menampilkan peringatan tsunami secara serentak.

Baca Juga:  Kevin Wu Siap Tempuh Jalur Hukum jika Kasus JakLingko Tabrak Lansia Tak Tuntas

“Semua TV langsung berubah menampilkan peringatan tsunami,” kata Diana.

Meski sempat terjadi guncangan, kondisi di bandara tetap terkendali. Aktivitas penumpang dilaporkan kembali normal setelah gempa mereda.

Pantau WNI 

Di sisi lain, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo memastikan hingga saat ini belum ada laporan WNI yang terdampak gempa tersebut.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta memantau kondisi WNI di wilayah terdampak.

“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkomunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia, khususnya di Prefektur Iwate, Aomori, dan Hokkaido,” ujarnya.

Baca Juga:  Dubes Rusia larangan impor uranium, akan hantam perekonomian AS

KBRI Tokyo juga mengimbau WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah Jepang. WNI diminta menjauhi wilayah pesisir, menghindari aktivitas di laut, dan segera melakukan evakuasi jika diperlukan.

Selain itu, WNI diimbau menyiapkan tas darurat berisi perlengkapan penting seperti senter, sumber daya listrik cadangan, uang tunai, makanan, dan air minum. KBRI Tokyo juga membuka layanan darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan di tengah situasi bencana ini. (red)

Berita Terkait

Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta Warga Jauhi Pantai
Cuaca Jakarta Akhir Pekan: Cerah Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
Imigrasi Ungkap WNA Israel di Bali Masuk RI Pakai Paspor Negara Kedua
Tramadol Berkurang di Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Pindah Lapak ke Jakbar
Bareskrim Periksa 8 Tersangka Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin dari Bintan
Polisi Tangkap Dua Orang Terkait Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Jukir Ilegal Kembali Resahkan Warga, Kevin Wu Desak Pemprov DKI Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta Warga Jauhi Pantai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Cuaca Jakarta Akhir Pekan: Cerah Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Tramadol Berkurang di Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Pindah Lapak ke Jakbar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:54 WIB

Bareskrim Periksa 8 Tersangka Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin dari Bintan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Polisi Tangkap Dua Orang Terkait Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol

Berita Terbaru

Bangunan di Flores NTT terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7, Sabtu (15/8/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan Layar Video)

Berita

Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta Warga Jauhi Pantai

Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:43 WIB