Gema Waisak Pindapata Nasional 2026, Menag: Ajarkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar secara simbolis berdana kepada para bhikkhu dalam rangkaian Pindapata Nasional Waisak Buddha 2026 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026). (Foto: Fir/Mercinews.com

Menag Nasaruddin Umar secara simbolis berdana kepada para bhikkhu dalam rangkaian Pindapata Nasional Waisak Buddha 2026 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026). (Foto: Fir/Mercinews.com

Jakarta, Mercinews.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 bukan hanya menjadi rangkaian perayaan keagamaan umat Buddha, tetapi juga mengajarkan nilai kepedulian, kesederhanaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri sekaligus membuka Gema Waisak Pindapata Nasional 2570 Buddhis Era Tahun 2026 di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Sangha Theravada Indonesia itu diikuti sekitar 75 bhikkhu dan ribuan umat Buddha dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan sebuah tradisi keagamaan. Kita sedang menyaksikan pelajaran tentang kehidupan,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, tradisi pindapata memiliki makna mendalam karena mengajarkan manusia untuk hidup sederhana sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis.

Baca Juga:  Munas IKAL 2025 Sukses, Jenderal Dudung Abdurachman Terpilih sebagai Ketua Umum

Ia menjelaskan, prosesi para bhikkhu berjalan menerima dana makanan dari umat bukan sekadar ritual seremonial, melainkan simbol hubungan batin antara yang memberi dan menerima.

“Dalam kesederhanaan para bhikkhu, kita belajar bahwa manusia tidak selalu dibesarkan oleh apa yang dimilikinya, tetapi oleh apa yang mampu ia lepaskan,” katanya.

Menag juga menekankan pentingnya menghadirkan nilai cinta kasih dan welas asih dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, agama harus mampu menjadi sumber keteduhan, kesejukan, serta memperkuat semangat melayani di tengah keberagaman bangsa.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bangsa ini membutuhkan lebih banyak hati yang lembut, lebih banyak welas asih, dan lebih banyak kebijaksanaan,” harapnya.

Kegiatan bertema “Menapaki Jalan Mulia Bersumbangsih bagi Negeri” tersebut tidak hanya diisi prosesi pindapata, tetapi juga berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Abu Faisal Serahkan Sumbangan dari Masyarakat Aceh 1 Milyar untuk Palestina

Ketua Panitia Pindapata Nasional 2026/257 BE Daniel Johan mengatakan, dana makanan dan persembahan umat kepada para bhikkhu nantinya juga akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan pindapata bukan hanya tradisi spiritual, tetapi juga tradisi kemurahan hati dan pengabdian sosial,” kata anggota Komisi IV DPR RI itu.

Ia menilai pelaksanaan Pindapata Nasional di Jakarta mencerminkan kuatnya harmoni dalam kehidupan masyarakat yang plural. Menurutnya, kegiatan tersebut turut disaksikan masyarakat lintas agama.

Tradisi Leluhur

Gema Waisak Pindapata Nasional 2026, Menag: Ajarkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
Menag Nasaruddin Umar (keenam dari kiri) bersama Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi (keempat dari kiri), Ketua Panitia Pindapata Nasional 2026 Daniel Johan (ketujuh dari kiri), panitia, serta tokoh agama Buddha usai pembukaan Pindapata Nasional Waisak Buddha 2026 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026). (Foto: Fir/Mercinews.com)

Sementara itu, Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia Bhikkhu Subhapanno Mahathera menyebut pindapata merupakan tradisi luhur Buddhis yang telah diwariskan sejak masa Buddha Gotama sebagai praktik kebajikan dan penguatan moral.

Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kehadiran Menag Nasaruddin Umar dalam Pindapata Nasional 2026.

Baca Juga:  AMKI Pusat Sambut Positif Pengembalian Kartu Liputan Jurnalis CNN

“Kehadiran Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar untuk kedua kalinya mencerminkan dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama serta penguatan nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kevin Wu yang juga Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta.

Rangkaian Gema Waisak Nasional 2026 juga diisi kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan sosial, hingga penyebaran eco enzyme sebagai bagian dari program ekoteologi.

Ribuan umat Buddha tampak antusias mengikuti prosesi berdana kepada para bhikkhu di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh agama, pejabat pemerintah, serta organisasi umat Buddha dari berbagai daerah.(red)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB