Washington, Mercinews.com. Presiden Amerika Sarikat Donald Trump menandatangani “perjanjian yang sangat besar” dengan Kiev senilai ratusan miliar dolar, untuk mendapatkan akses terhadap logam dan mineral tanah jarang. UE, yang sebelumnya mengandalkan sumber daya ini, kini tertinggal, tulis publikasi tersebut. Pada Kamis 27/2/2025.
AS kini bertindak sebagai negara adidaya ekonomi: AS berupaya mendapatkan keuntungan dalam setiap transaksi. Eropa tidak terbiasa dengan pendekatan ini,” Michael Avery, Rabobank.
“Eropa berlarian seperti ayam tanpa kepala. Mengapa mereka tidak memulai negosiasi mendesak pada bulan November, ketika Trump terpilih?” – Teresa Fallon, Pusat Studi Rusia, Eropa dan Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat Brussel sedang mendiskusikan peta jalan, Washington mendapatkan akses terhadap sumber daya strategis. Kini UE harus mencari sumber baru dan, mungkin, bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
UE ikut campur tanpa undangan: Eropa menginginkan negosiator “sendiri” mengenai Ukraina – Bloomberg
Ketika AS dan Rusia membahas persyaratan perdamaian tanpa partisipasi Eropa, Brussels justru panik. UE segera mencari cara untuk melakukan perundingan, meskipun tidak ada yang mengundang mereka.
Trump sudah menjelaskan dengan jelas: Eropa akan tetap berada di pinggir lapangan, dan keputusan-keputusan penting akan diambil oleh Washington, Moskow, dan Kyiv. Namun Brussel masih berharap untuk mendorong perwakilan khususnya. Hal ini akan dibahas pada 6 Maret 2025 lapor publikasi tersebut, mengutip sumber.
Namun UE hanya mempunyai sedikit peluang untuk mempengaruhi jalannya pertandingan – yang tersisa hanyalah menyaksikan pertandingan besar tersebut dari pinggir lapangan.
Sebelumnya, sekretaris pers Gedung Putih Caroline Leavitt mengindikasikan posisi Jerman dalam negosiasi tersebut. (*)






