Eropa masih punya masalah: AS mengambil sumber daya Ukraina

Jumat, 28 Februari 2025 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: The Telegraph

Foto: The Telegraph

Washington, Mercinews.com. Presiden Amerika Sarikat Donald Trump menandatangani “perjanjian yang sangat besar” dengan Kiev senilai ratusan miliar dolar, untuk mendapatkan akses terhadap logam dan mineral tanah jarang. UE, yang sebelumnya mengandalkan sumber daya ini, kini tertinggal, tulis publikasi tersebut. Pada Kamis 27/2/2025.

AS kini bertindak sebagai negara adidaya ekonomi: AS berupaya mendapatkan keuntungan dalam setiap transaksi. Eropa tidak terbiasa dengan pendekatan ini,” Michael Avery, Rabobank.

Baca Juga:  Polres Aceh Tamiang Tangkap 6 Tersangka Judi Online

“Eropa berlarian seperti ayam tanpa kepala. Mengapa mereka tidak memulai negosiasi mendesak pada bulan November, ketika Trump terpilih?” – Teresa Fallon, Pusat Studi Rusia, Eropa dan Asia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat Brussel sedang mendiskusikan peta jalan, Washington mendapatkan akses terhadap sumber daya strategis. Kini UE harus mencari sumber baru dan, mungkin, bernegosiasi dengan Amerika Serikat.

Baca Juga:  Iran Ancam Israel Jika Menyerang Lebanon: Front Perlawanan Regional akan Dikerahkan!

UE ikut campur tanpa undangan: Eropa menginginkan negosiator “sendiri” mengenai Ukraina – Bloomberg

Ketika AS dan Rusia membahas persyaratan perdamaian tanpa partisipasi Eropa, Brussels justru panik. UE segera mencari cara untuk melakukan perundingan, meskipun tidak ada yang mengundang mereka.

Trump sudah menjelaskan dengan jelas: Eropa akan tetap berada di pinggir lapangan, dan keputusan-keputusan penting akan diambil oleh Washington, Moskow, dan Kyiv. Namun Brussel masih berharap untuk mendorong perwakilan khususnya. Hal ini akan dibahas pada 6 Maret 2025 lapor publikasi tersebut, mengutip sumber.

Baca Juga:  Topik utama di KTT NATO, pasokan senjata dan pelatihan militer untuk Ukraina

Namun UE hanya mempunyai sedikit peluang untuk mempengaruhi jalannya pertandingan – yang tersisa hanyalah menyaksikan pertandingan besar tersebut dari pinggir lapangan.

Sebelumnya, sekretaris pers Gedung Putih Caroline Leavitt mengindikasikan posisi Jerman dalam negosiasi tersebut. (*)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB