Topik utama di KTT NATO, pasokan senjata dan pelatihan militer untuk Ukraina

Jumat, 5 Juli 2024 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg

BRUSSELS, Mercinews.com – Topik utama Yang Akan dibahas KTT NATO di Washington pada 9-11 Juli 2024 adalah dukungan untuk Ukraina, khususnya pasokan senjata dan pelatihan militer untuk negara tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada konferensi pers jumat,  menjelang pertemuan para pemimpin negara-negara aliansi

Tugas paling mendesak dari KTT ini adalah mendukung Ukraina. Ukraina harus menang, dan mereka membutuhkan bantuan kita yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pada pertemuan puncak tersebut, saya berharap para pemimpin negara-negara tersebut akan menyetujui paket substantif untuk Ukraina,” katanya.

Menurut Stoltenberg, paket tersebut akan mencakup, pertama, “bantuan keamanan dan pelatihan untuk Ukraina.” peran utama dalam mengkoordinasikan sebagian besar dukungan internasional,” katanya, seraya menekankan bahwa “hal ini tidak akan menjadikan NATO bagian dari konflik, namun akan memperkuat pertahanan diri Ukraina.”

Baca Juga:  Intelijen Israel melacak pemimpin Hamas Ismail Haniyeh melalui WhatsApp

Yang kedua adalah bantuan keuangan. Saya berharap para sekutu memperbarui tekad mereka untuk mendukung Ukraina dalam membangun kekuatan yang mampu mengalahkan agresi Rusia saat ini dan mencegahnya di masa depan.

Sejak invasi dimulai, Sekutu telah menyediakan sekitar $40 miliar per tahun. Sekutu setuju bahwa ini adalah level minimum.

Dan saya berharap pada pertemuan puncak tersebut sekutu akan menyetujui tingkat ini untuk tahun depan. Kami akan meninjau tingkat dukungan ini pada KTT tahun 2025,” tambahnya.

Baca Juga:  Puluhan Guru di Aceh Besar Dilatih Nasyid Rebana

Selain itu, paket tersebut akan mencakup penyediaan lebih banyak sistem pertahanan udara kepada Ukraina.

“Ketiga, bantuan militer yang lebih cepat ke Ukraina. Saya mengharapkan sekutu untuk memasok lebih banyak sistem pertahanan udara dan proyektil, serta kemampuan lainnya,” tambahnya.

(m/ci)

Berita Terkait

Indonesia Berperan Besar Membentuk Tata Kelola Global Berkeadilan
PTPN IV PalmCo Hadir di COP30 Brasil, Tampilkan Transformasi Sawit Rendah Emisi melalui Biogas POME
Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Ingin Tegakkan Hukum Internasional
Timor-Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Babak Baru Kerja Sama Kawasan
Polisi Malaysia Gerebek Sindikat Perdagangan Manusia, 49 WNI Disekap
Ricuh di Peru! Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat Setelah Demo Gen Z Meluas
Alhamdulillah, Paket Bantuan dari Indonesia Akhirnya Tiba di Gaza
Sultan Banten Apresiasi dan Dukung Global Sumud Flotilla Tembus Blokade Israel

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 23:03 WIB

Indonesia Berperan Besar Membentuk Tata Kelola Global Berkeadilan

Senin, 17 November 2025 - 15:51 WIB

PTPN IV PalmCo Hadir di COP30 Brasil, Tampilkan Transformasi Sawit Rendah Emisi melalui Biogas POME

Rabu, 5 November 2025 - 23:45 WIB

Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Ingin Tegakkan Hukum Internasional

Minggu, 26 Oktober 2025 - 17:18 WIB

Timor-Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Babak Baru Kerja Sama Kawasan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:19 WIB

Polisi Malaysia Gerebek Sindikat Perdagangan Manusia, 49 WNI Disekap

Berita Terbaru