Erdogan sebut, Putin rencana mengadakan pertemuan terkait Suriah di Turki

Senin, 8 Juli 2024 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Sergey Karpukhin/TASS

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Sergey Karpukhin/TASS

Ankara, Mercinews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mempertimbangkan inisiatif Turki untuk mengadakan pembicaraan mengenai normalisasi hubungan antara Ankara dan Damaskus di Turki, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu.

“Kami sekarang berada pada tahap di mana segera setelah [Presiden Suriah] Bashar Assad mengambil langkah menuju peningkatan hubungan dengan Turki, kami akan melakukan hal yang sama.

Karena kami tidak pernah bermusuhan dengan Suriah, kami biasa bertemu dengan Assad sebagai sebuah keluarga. Kami dapat mengirimkan undangan kami kapan saja.

Kami berharap berkat ini kami dapat meningkatkan hubungan Turki-Suriah ke tingkat yang sama seperti pandangan Putin mengenai pertemuan di Turki pendekatannya terhadap masalah ini. Kita selalu berbicara tentang mediasi, lalu mengapa tetangga kita tidak bisa bertindak sebagai mediator?” kantor berita Anadolu mengutip ucapannya.

Baca Juga:  Zelensky: Ukraina telah menguasai 74 pemukiman di wilayah Kursk Rusia

Pemimpin Turki tersebut mengatakan pada hari Jumat bahwa dia berencana mengundang presiden Rusia dan Suriah ke Turki untuk membahas potensi normalisasi hubungan antara Ankara dan Damaskus dan penyelesaian situasi di Suriah secara umum.

“Jika Putin bisa mengunjungi Turki, ini mungkin menjadi awal dari proses baru” normalisasi hubungan Turki-Suriah,” katanya saat itu, seraya menyerukan pembentukan “mekanisme penyelesaian permanen.”

Baca Juga:  AS tolak Rencana Israel ingin mengusir warga Palestina dari Gaza

Surat kabar Suriah Al Watan mengatakan pada akhir Juni, mengutip sumber-sumber pemerintah, bahwa Baghdad akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara Suriah dan Turki. Namun tidak disebutkan kapan perundingan tersebut dapat diadakan.

Sementara itu, sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa Kremlin “sejauh ini belum bisa berkata apa-apa” mengenai kemungkinan pembicaraan normalisasi antara Suriah dan Turki di Bagdad.

(m/cib)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru