Ankara, Mercinews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mempertimbangkan inisiatif Turki untuk mengadakan pembicaraan mengenai normalisasi hubungan antara Ankara dan Damaskus di Turki, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu.
“Kami sekarang berada pada tahap di mana segera setelah [Presiden Suriah] Bashar Assad mengambil langkah menuju peningkatan hubungan dengan Turki, kami akan melakukan hal yang sama.
Karena kami tidak pernah bermusuhan dengan Suriah, kami biasa bertemu dengan Assad sebagai sebuah keluarga. Kami dapat mengirimkan undangan kami kapan saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kami berharap berkat ini kami dapat meningkatkan hubungan Turki-Suriah ke tingkat yang sama seperti pandangan Putin mengenai pertemuan di Turki pendekatannya terhadap masalah ini. Kita selalu berbicara tentang mediasi, lalu mengapa tetangga kita tidak bisa bertindak sebagai mediator?” kantor berita Anadolu mengutip ucapannya.
Pemimpin Turki tersebut mengatakan pada hari Jumat bahwa dia berencana mengundang presiden Rusia dan Suriah ke Turki untuk membahas potensi normalisasi hubungan antara Ankara dan Damaskus dan penyelesaian situasi di Suriah secara umum.
“Jika Putin bisa mengunjungi Turki, ini mungkin menjadi awal dari proses baru” normalisasi hubungan Turki-Suriah,” katanya saat itu, seraya menyerukan pembentukan “mekanisme penyelesaian permanen.”
Surat kabar Suriah Al Watan mengatakan pada akhir Juni, mengutip sumber-sumber pemerintah, bahwa Baghdad akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara Suriah dan Turki. Namun tidak disebutkan kapan perundingan tersebut dapat diadakan.
Sementara itu, sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa Kremlin “sejauh ini belum bisa berkata apa-apa” mengenai kemungkinan pembicaraan normalisasi antara Suriah dan Turki di Bagdad.
(m/cib)






