Di Ujung Negeri, Imigrasi Atambua Setia Menjaga Garis Batas

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menghadirkan Pas Lintas Batas (PLB) Simpatik, sebuah program jemput bola yang menghapus sekat antara pelayanan negara dan masyarakat.(Foto:Humas Kanim Atambua)

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menghadirkan Pas Lintas Batas (PLB) Simpatik, sebuah program jemput bola yang menghapus sekat antara pelayanan negara dan masyarakat.(Foto:Humas Kanim Atambua)

Atambua, NTT-Mercinews.com – Di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua terus berperan strategis sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara. Selain melakukan pengawasan terhadap lalu lintas orang asing, Imigrasi Atambua juga aktif memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat di kawasan perbatasan.

Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Putu Agus Eka Putra, menegaskan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat di wilayah terluar. Menurutnya, menjaga batas negara bukan hanya soal pengawasan fisik, tetapi juga memastikan setiap warga negara mendapatkan pelayanan yang setara.

Baca Juga:  Pidie Jaya jadi wilayah pertama di Aceh yang terbitkan SIM C1

“Kami hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan keimigrasian, tetapi juga sebagai representasi negara yang memberi layanan dan perlindungan bagi masyarakat perbatasan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah kepemimpinannya, Imigrasi Atambua aktif menjalankan berbagai program, termasuk pelayanan paspor keliling, pengawasan keimigrasian di pos lintas batas negara (PLBN) seperti Motaain, Motamasin, dan Wini, hingga sosialisasi ke desa-desa terluar. Koordinasi dengan TNI, Polri, dan instansi lain juga terus diperkuat demi menjaga stabilitas kawasan.

Baca Juga:  Tim Gegana Evakuasi Granat Nanas di Taman Seberang Gereja Kristus Raja Surabaya

Putu Agus menekankan bahwa perbatasan bukanlah “wilayah pinggiran” dalam perhatian negara. Justru, wilayah inilah yang memerlukan pendekatan pelayanan yang lebih humanis, cepat, dan terintegrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa warga di ujung negeri tetap merasakan sentuhan negara, baik dalam pelayanan dokumen keimigrasian maupun perlindungan hukum,” tambahnya.

Baca Juga:  Usai Dibui 4 Bulan, Imigrasi Ponorogo Deportasi WNA Malaysia Pelanggar Keimigrasian

Peran Imigrasi Atambua pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik masyarakat lokal maupun pemerintah daerah. Keberadaan mereka dinilai memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesadaran hukum serta rasa aman di wilayah perbatasan.

Dengan semangat melayani dan menjaga, Imigrasi Atambua membuktikan bahwa loyalitas terhadap negara tidak mengenal batas, bahkan hingga ke titik paling ujung Indonesia.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB