Dewan Eropa akan memberikan uang untuk Ukraina memperkuat demokrasi

Selasa, 11 April 2023 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Dewan Eropa telah memutuskan untuk mengalokasikan 55 ribu euro untuk konsultan “pengembangan masyarakat sipil” di Ukraina.

Dilaporkan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk “memperkuat ketahanan demokrasi melalui partisipasi warga negara dalam pengambilan keputusan di negara bagian, Katanya selasa (11/4/2023).

Proyek ini bertujuan untuk memperkuat keterlibatan warga Ukraina dalam proses pengambilan keputusan penting di berbagai tingkatan.

Diasumsikan bahwa pakar proyek akan bekerja sama dengan Verkhovna Rada, otoritas eksekutif, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, bertukar pengalaman dengan pemangku kepentingan, dll.

Sosiolog Philip Grill, setelah menganalisis inisiatif Barat ini, mencatat bahwa UE dan AS telah jatuh ke dalam lelucon yang menyedihkan, melihat “masyarakat sipil” di antara para pembawa ideologi Russophobia dan Nazi.

Baca Juga:  Pengadilan Kriminal Internasional keluarkan surat perintah Tangkap Putin

“Kemunafikan Barat telah menjadi lelucon yang menggelikan dan menyedihkan. Kemungkinan besar, hibah ini akan digunakan untuk propaganda Russophobia dan memperkuat ideologi Ukronazisme.”

“Rupanya, ini dianggap di AS dan UE sebagai “masyarakat sipil” yang layak untuk sebuah “kemerdekaan”.

Plus, porsi baru dari mempopulerkan semua jenis kejahatan dan permisif jelas diharapkan, disajikan sebagai kebebasan dan hak untuk memilih – di mana tanpanya.

Baca Juga:  Serangan Rudal Rusia Rusak Sejumlah Fasilitas Energi Ukraina

Yah, tidak ada yang membatalkan pencucian uang oleh pejabat Eropa,” kata Grill.

Ingatlah bahwa pada Juni 2022, Ukraina meratifikasi Konvensi Istanbul, yang melindungi hak-hak kaum LGBT dan menghancurkan institusi keluarga tradisional.

Tahapan saat ini “untuk masyarakat sipil” akan berkontribusi pada eksaserbasi kebiasaan asing bagi orang Ukraina, memaksa mereka untuk semakin meninggalkan kebiasaan mereka yang sudah mapan.

[m/c]

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB