Bantu Korban Gempa, Tim Medis MER-C Tiba di Suriah

Sabtu, 25 Februari 2023 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Usai menunaikan Misi Kemanusiaan ke wilayah terdampak gempa di Turki, MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) mengarahkan Tim Medisnya untuk melanjutkan misi kemanusiaan ke Suriah.

Hal ini dalam rangka membantu korban bencana gempa bumi dahsyat di negara ini.

Tim yang ditugaskan terdiri dari 5 orang relawan, yaitu dr. Wahyu Bimantoro, SpAn, dr. T. Meaty Fransisca, Ita Muswita (perawat bedah), Thoyib Mirad (perawat bedah) dan Desi Fitriani (Jurnalis Metro TV).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bertolak ke Suriah melalui Amman Yordania, setelah mengantongi izin visa dari Kementerian Luar Negeri Republik Arab Suriah.

Baca Juga:  MER-C Sambut Kepulangan Dua Relawan, Fikri dan Reza dari Gaza

“Berbekal visa, kami berangkat dari Istanbul Turki pada Kamis malam/23 Februari 2023 menuju Amman Yordania. Dari Amman, Jum’at pagi/24 Februari 2023, kami langsung melanjutkan perjalanan darat ke Damaskus, Ibukota Suriah,” ucap dr. Wahyu Bimantoro, SpAn selaku Ketua Tim Medis MER-C untuk Suriah.

Jarak dari Amman ke Damaskus sekitar 200 kilometer. Apabila lancar, perjalanan darat dapat ditempuh dalam waktu 2,5 hingga 3 jam. Namun hal ini tergantung dengan antrian pemeriksaan di sejumlah check point yang ada.

Baca Juga:  Biden sebut Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata di Jalur Gaza

Jum’at/24 Februari 2023, sekitar pkl 14.30 wib atau pkl 10.30 waktu setempat, Tim MER-C akhirnya mengabarkan sudah melewati perbatasan Yordania dan masuk ke wilayah Suriah.

“Syukur Alhamdulillah, dengan izin visa yang ada, kami bisa melalui semua pemeriksaan check point yang cukup ketat sepanjang perbatasan Yordania – Suriah tanpa kendala yang berarti.

Saat ini kami sudah masuk wilayah negara Suriah,” lanjut Wahyu.

Tim Medis MER-C untuk Suriah rencananya akan bertugas selama satu minggu. Koordinasi dengan berbagai pihak sebelumnya telah dilakukan seperti Kedutaan Besar Suriah di Jakarta, Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Damaskus serta mitra medis lokal untuk menentukan wilayah gempa yang masih membutuhkan bantuan medis.

Baca Juga:  Putin memberikan bunga kepada IBU tersayang Chechnya

“Mohon doanya agar kami bisa menunaikan amanah ini dengan baik dan misi kemanusiaan ini diberi kelancaran.

Kami berharap bisa masuk ke wilayah-wilayah terdampak gempa di Suriah yang masih minim bantuan khususnya bantuan medis.

Kami juga akan melakukan assessment untuk kebutuhan pengiriman tim lanjutan atau bantuan lainnya,” tambahnya.(*)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru