Pesawat Presiden Ukraina Zelenskyy mendarat di Inggris setelah berselisih dengan Trump

Sabtu, 1 Maret 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. /ANTARA/Anadolu/py

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. /ANTARA/Anadolu/py

London, Mercinews.com – Pesawat yang membawa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendarat di Inggris pada Sabtu (1/3), menurut laporan media Inggris.

Sky News melaporkan bahwa pesawat tersebut tiba di Bandara Stansted setelah konfrontasi dramatis antara Zelenskyy dan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih yang disaksikan oleh media global pada Jumat malam (28/2/2025).

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dijadwalkan bertemu dengan Zelenskyy di Downing Street pada Sabtu sore, menurut pernyataan juru bicara yang dikutip Sky News.

Pada Minggu (2/3/2025), Starmer akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin Eropa di Downing Street untuk membahas strategi pengawasan terhadap potensi perjanjian damai di Ukraina, menurut laporan media.

Starmer meyakini bahwa kesepakatan semacam itu harus melibatkan AS. Namun, harapan untuk mencapai kesepakatan bersama antara negara-negara Eropa dan AS mengenai masa depan Ukraina terganggu oleh ketegangan antara Trump dan Zelenskyy.

Kunjungan itu terjadi setelah perdebatan sengit antara Zelenskyy, Trump, dan Wakil Presiden AS JD Vance.

Baca Juga:  AS bersiap menangkap Trump dalam kasus pemilu 2016

Perdebatan yang berlangsung sekitar 10 menit itu bersifat sangat tidak diplomatis, dengan Zelenskyy berusaha membela kebijakannya dalam menangani konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun dengan Rusia.

Zelenskyy meninggalkan Gedung Putih setelah perselisihan tersebut. Upacara penandatanganan kesepakatan mineral strategis serta konferensi pers yang direncanakan pun dibatalkan.

Dalam pernyataan pada Sabtu, Starmer mengatakan bahwa ia akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi para pemimpin di London pada Minggu, dan ia menantikan kehadiran Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun menerbitkan artikel Putin “Rusia dan DPRK''

Fidan diperkirakan akan bertukar pandangan mengenai aspek-aspek utama perang Rusia-Ukraina, termasuk inisiatif negosiasi terbaru yang diusulkan Trump.

Selain itu, ia akan memaparkan potensi kontribusi Turki dalam proses tersebut serta menegaskan komitmennya terhadap perdamaian yang adil dan berkelanjutan, serta dukungan bagi integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina.

Fidan juga diperkirakan akan menegaskan kesiapan Ankara untuk terus berperan sebagai mediator, seperti yang telah dilakukan dalam negosiasi langsung antara Rusia dan Ukraina pada Maret 2022. (*)

Sumber Berita : Anadolu

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB