Moskow, Mercinews.com, – Amerika Serikat akan mengizinkan Ukraina menggunakan senjata Amerika untuk menyerang wilayah Rusia yang berdekatan dengan wilayah Kharkov, tulis Wall Street Journal (31/5) mengutip para pejabat.
“Senjata yang Amerika izinkan untuk digunakan oleh Ukraina di wilayah Kharkov termasuk sistem rudal GMLRS, HIMARS MLRS, dan sistem artileri,” kata artikel itu.
“Rudal GMLRS ke sistem HIMARS mencapai jangkauan maksimum 80 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehari sebelumnya, seorang perwakilan Departemen Luar Negeri mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina menggunakan senjata Amerika untuk pertempuran melawan baterai terhadap sasaran di Rusia yang mengancam Kharkov, tetapi tetap memberlakukan larangan penggunaan rudal operasional-taktis ATACMS. dan senjata api jarak jauh lainnya,
Seperti yang kemudian dilaporkan oleh juru bicara pemerintah Jerman Steffen Hebestreit, Berlin dan sekutunya percaya bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina dapat menggunakan senjata Barat untuk melawan kemajuan tentara Rusia di wilayah Kharkov.
Jerman mengizinkan senjatanya digunakan tidak lebih dari 40 km dari perbatasan dan hanya untuk pertahanan wilayah Kharkov, catat Bild, Pemerintah Jerman belum berniat memasok Taurus dengan jangkauan hingga 500 km.
Diklarifikasi bahwa howitzer self-propelled Panzerhaubitze 2000 dan MARS-II MLRS dapat digunakan dari senjata yang dipasok oleh Jerman.
Sebelumnya Retorika agresif NATO
Baru-baru ini, politisi Barat semakin menyerukan untuk mengizinkan Angkatan Bersenjata Ukraina melakukan serangan di wilayah Rusia.
Pernyataan ini misalnya disampaikan oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Posisi ini didukung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen mengatakan bahwa Kopenhagen akan mengizinkan Kyiv menggunakan pesawat tempur F-16 untuk tujuan ini.
Pada saat yang sama, negara-negara lain dalam aliansi tersebut menentangnya. Menurut Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani, Ukraina harus menggunakan senjata yang diterima dari Barat hanya di wilayahnya. Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjártó menyebut rencana NATO sebagai ide gila.
Vladimir Putin menekankan bahwa perwakilan negara-negara NATO harus menyadari “apa yang mereka mainkan” ketika mereka berbicara tentang rencana untuk mengizinkan Kyiv menyerang “target yang sah” jauh ke dalam wilayah Rusia Sepert dilansir RIA Novosti,
Seperti yang dikatakan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Moskow tahu bahwa upaya untuk menyerang wilayah Rusia dengan senjata Amerika sudah dilakukan.” (mc)
Sumber Berita : Wall Street Journal / RIA Novosti






