JAKARTA, MERCINEWS.COM – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jakarta (Jaya) menggagas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) untuk memperkuat promosi Budaya Betawi serta mendorong pengembangan UMKM lokal.
Gagasan tersebut disampaikan dalam audiensi di Ruang Gelatik, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025), sebagai langkah awal membuka kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah dan pelaku media.
Ketua AMKI Jakarta, Heryanto SS MM SE, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki sejumlah program yang selaras dengan kebutuhan Pemkot Jaksel, terutama dalam mempromosikan potensi budaya dan memperluas jangkauan informasi publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa jaringan media yang dimiliki AMKI dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat citra budaya Betawi di Jakarta Selatan.
“Beberapa program yang bisa kami kolaborasikan dengan Pemkot Jaksel antara lain di bidang kebudayaan, khususnya promosi Budaya Betawi. AMKI Jakarta siap membantu mempublikasikannya secara lebih luas,” ujar pemilik media daring Semarak.co.
Ia menegaskan, AMKI berkomitmen mengangkat potensi budaya setempat, termasuk mempromosikan 10 cagar budaya Betawi yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan publik dan media.
“Warisan budaya Betawi harus kita jaga. Dalam gempuran budaya luar, kita perlu mengapresiasi dan melestarikannya bersama Pemkot,” katanya.
Heryanto juga menyoroti peran besar media sosial dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia menjelaskan bahwa anggota AMKI tidak hanya terdiri dari pengelola media daring, tetapi juga kreator konten dari berbagai platform digital.
“Selain pemilik media online, anggota AMKI Jakarta juga mencakup penggiat media sosial seperti kreator TikTok, YouTuber, selebgram, dan influencer. Ini adalah kekuatan tambahan dalam menyampaikan informasi ke publik,” jelasnya.
Selain promosi budaya, AMKI menawarkan kerja sama dalam penguatan UMKM serta penyebaran informasi hukum di masyarakat.
Heryanto menilai bahwa literasi hukum juga penting mengingat masih banyak warga yang memerlukan pemahaman terkait persoalan hukum sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Pemkot Jaksel, Agni Kurnia Asdianto, yang hadir mewakili Wali Kota M. Anwar, menyambut baik rencana kolaborasi AMKI Jaya tersebut.
“Setiap hal yang bisa disinergikan akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Perwakilan dari sejumlah suku dinas termasuk Pendidikan, Kebudayaan, Nakertrans, UMKM, Infokom, dan Bagian Umum juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kemitraan dengan AMKI Jaya. Mereka menilai sinergi tersebut dapat mendorong kegiatan seni, acara budaya Betawi, dan program UMKM naik kelas.
“Pertemuan ini menjadi fondasi awal menuju kerja sama lebih terpadu antara Pemkot Jaksel dan AMKI Jaya dalam memajukan potensi daerah, salah satunya memperkuat identitas budaya Betawi,” pungkas Heryanto.(red)






