5 Prajurit Raider Masih Hilang dan 1 Tewas, Seusai Baku Tembak dengan KKB di Nduga

Senin, 17 April 2023 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews com – Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal Bambang Ismawan mengatakan masih ada 5 prajurit yang hilang seusai baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Nduga, Papua pada Sabtu, 15 April 2023.

Bambang mengatakan kelima orang tersebut masih dicari. “Sampai siang tadi masih dilakukan pencarian,” kata Bambang di Monas, Jakarta, Senin, 17 April 2023.

Lima orang tersebut merupakan anggota satuan tugas TNI dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna. Mereka diserang KKB saat berada di Distrik Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan.

TNI menyatakan satuan tugas tersebut merupakan bagian dari tim yang melakukan pencarian terhadap pilot Susi Air, Philip Mark Merthens. Philip disandera oleh KKB sejak Februari 2023.

Akibat serangan tersebut, seorang prajurit bernama Pratu Miftahul Arifin tewas. Dia tewas karena ditembak lalu jatuh ke jurang. Pihak TNI masih berupaya mengevakuasi jenazah Arifin dari lokasi, namun terkendala cuaca.

Baca Juga:  Komnas HAM Mengaku Sulit Ungkap Kasus Kericuhan di Wamena Papua

Sementara, Bambang mengatakan ada 4 personel lainnya yang juga sempat dinyatakan hilang.

Akan tetapi, kata dia, mereka sudah kembali ke pos jaga. “Jadi tinggal lima orang terakhir itu yang dicari,” kata Bambang.

Pernyataan Bambang itu sekaligus membantah klaim dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). OPM mengklaim menembak mati 9 prajurit TNI, serta merampas 9 senjata mereka.

Baca Juga:  Musisi dan Seniman Indonesia Berkolaborasi dengan 5 Lembaga Kemanusiaan akan Gelar Konser Amal untuk Gaza

Bambang mengatakan pernyataan dari OPM itu tidak benar. Dia mengatakan telah melakukan konfirmasi terhadap personel di lapangan dan mendapati bahwa hanya satu prajurit yang tewas.

Empat lainnya sudah kembali dan lima lainnya masih dicari. Dia menyangkal bahwa senjata personelnya dirampas oleh KKB. “Semua senjata kembali,” kata dia.

[m/c]

 

Sumber: Tempo

Berita Terkait

Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan
Kitabisa Salurkan Donasi Tahap 4 untuk Palestina Melalui MER-C
Pakar Sebut Saksi Aep dalam Kasus Pegi Setiawan Diduga Lakukan Keterangan Palsu
Pegi Setiawan Berani Ungkap Kejanggalan hingga Akui Dapat Ancaman Selama di Penjara
Hotman Paris Langsung Tawarkan, Pegi Setiawan Bebas dari Jeratan Kasus Vina Cirebon
Cindra Alami Gangguan Kesehatan Usai seminggu Hubungan Badan dengan Hasyim
Buntut serangan hackers PDNS 2, Dirjen Aptika Kominfo mengundurkan diri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:23 WIB

Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:55 WIB

Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:27 WIB

Kitabisa Salurkan Donasi Tahap 4 untuk Palestina Melalui MER-C

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pakar Sebut Saksi Aep dalam Kasus Pegi Setiawan Diduga Lakukan Keterangan Palsu

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:11 WIB

Pegi Setiawan Berani Ungkap Kejanggalan hingga Akui Dapat Ancaman Selama di Penjara

Berita Terbaru