Viral Jelang Idul Adha, Kerbau ‘Donald Trump’ Lolos dari Penyembelihan

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kerbau 'Donald Trump'Viral di media sosial. (Foto: Getty images/ iStockphoto/ Taveesak)

Ilustrasi Kerbau 'Donald Trump'Viral di media sosial. (Foto: Getty images/ iStockphoto/ Taveesak)

SUDUTPANDANG.ID – Seekor kerbau albino di Bangladesh yang viral di media sosial karena memiliki jambul rambut pirang kemerahan dan dijuluki ‘Donald Trump’ akhirnya lolos dari penyembelihan menjelang perayaan Idul Adha 2026.

Kerbau ‘Donald Trump’ seberat 700 kilogram itu kini dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh untuk dirawat.

Kerbau unik tersebut sebelumnya dijadwalkan menjadi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha yang dirayakan masyarakat Bangladesh pada Kamis (28/5/2026).

Namun, beberapa jam sebelum penyembelihan dilakukan, pemerintah Bangladesh memutuskan menyelamatkan hewan itu setelah popularitasnya meningkat di media sosial dan menarik perhatian publik.

Dilansir dari France24, kerbau albino tersebut langsung dipindahkan ke kebun binatang nasional agar mendapatkan perawatan khusus.

Kurator Kebun Binatang Nasional Bangladesh, Atiqur Rahman, mengatakan pihaknya telah menyiapkan kandang dan pengasuh khusus untuk kerbau tersebut.

“Kami telah menyediakan kandang untuk kerbau albino dan menugaskan seorang pengasuh,” ujar Rahman, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga:  Imigrasi Jakarta Selatan dan Perwakum Jakarta Siap Bangun Kolaborasi Berkelanjutan

Menurut dia, kerbau tersebut juga akan menjalani masa karantina selama dua minggu sebelum diperlihatkan kepada pengunjung.

“Ia akan dikarantina selama dua minggu,” katanya.

Kerbau albino itu menjadi perhatian warga karena penampilannya yang tidak biasa.

Jambul rambut pirang kemerahan di bagian kepala membuat banyak orang menyebut hewan tersebut mirip Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Popularitas kerbau itu semakin meningkat setelah foto dan videonya tersebar luas di media sosial.

Baca Juga:  SMSI dan ABPEDNAS Perkuat Kemitraan untuk Publikasi Pembangunan Desa

Banyak warga kemudian datang untuk melihat langsung dan berfoto dengan hewan tersebut.

Bangladesh merupakan negara mayoritas Muslim di Asia Selatan dengan jumlah penduduk sekitar 170 juta jiwa.

Perayaan Idul Adha di negara tersebut identik dengan tradisi penyembelihan hewan kurban yang dilakukan masyarakat setiap tahun.

Meski demikian, kerbau albino yang dijuluki ‘Donald Trump’ itu kini dipastikan tetap hidup dan menjadi salah satu hewan yang paling menarik perhatian publik menjelang Idul Adha 2026.(red)

Berita Terkait

Dewan Pers Kumpulkan Konstituen untuk Bahas Penyelenggaraan HPN
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celcius
Sukses Gelar Fun Walk di Ancol, Patra M. Zen: PERADI SAI Jakarta Utara Paten
PMI Jakarta Utara Resmikan Lima Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Tapteng
Rano Karno dan Ima Mahdiah Hadiri Jakarta Sehat Meruya Fest 2026
Operasi Dharma Dewata di Bali, Dirjen Imigrasi Turun Langsung Amankan 5 WNA
Lurah Pejuang Kota Bekasi Soroti Keluhan Warga soal Pencemaran Udara PT BKP
Dirjen Imigrasi Resmikan Immigration Lounge Pertama di Pusat Perbelanjaan Bali

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:43 WIB

Dewan Pers Kumpulkan Konstituen untuk Bahas Penyelenggaraan HPN

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celcius

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Sukses Gelar Fun Walk di Ancol, Patra M. Zen: PERADI SAI Jakarta Utara Paten

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:12 WIB

PMI Jakarta Utara Resmikan Lima Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Tapteng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Rano Karno dan Ima Mahdiah Hadiri Jakarta Sehat Meruya Fest 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB