JAKARTA, MERCINEWS.COM – Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Indonesia, Mr. Bruce Hung, menyampaikan apresiasi kepada Media Sudut Pandang atas perannya dalam memperkenalkan Taiwan kepada masyarakat Indonesia melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang.
Apresiasi tersebut disampaikan Bruce Hung secara daring dalam seminar bertajuk “Implikasi Tindak Pidana Korupsi Terhadap Hukum dan Ekonomi” yang sekaligus menjadi rangkaian perayaan HUT ke-10 Media Sudut Pandang di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (6/9/2025).
“Sudut Pandang telah membantu menjadikan Taiwan lebih dikenal di Indonesia, tidak hanya dalam bidang perdagangan, tetapi juga kebudayaan dan teknologi. Yang lebih penting, Anda membangun jembatan yang mempererat persahabatan masyarakat kita,” ujar Bruce Hung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, dalam kurun satu dekade, Media Sudut Pandang telah berkembang menjadi salah satu platform yang konsisten menyajikan pemberitaan berimbang. Hal ini, menurutnya, berkontribusi besar terhadap upaya TETO memperluas pemahaman publik Indonesia mengenai Taiwan.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus sekaligus selamat ulang tahun kepada Media Sudut Pandang. Semoga kita terus menjadi mitra strategis dalam membangun komunikasi lintas negara,” imbuhnya.
Bagi TETO, perayaan 10 tahun Media Sudut Pandang tidak hanya menandai perjalanan media tersebut dalam industri pers, tetapi juga memperlihatkan perannya sebagai mitra diplomasi yang menjembatani hubungan masyarakat Indonesia dan Taiwan.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Media Sudut Pandang, Umi Sjarifah, menyampaikan terima kasih kepada TETO yang selama ini konsisten mendukung kegiatan media, termasuk dalam mendorong kerja sama di berbagai bidang.
“Hubungan baik ini dibangun atas dasar saling menghormati. Kami juga mengapresiasi inisiatif TETO membuka kesempatan beasiswa bagi generasi muda Indonesia serta kontribusinya dalam sektor pertanian,” ungkap Umi.
Ia menambahkan, Taiwan juga patut dipromosikan sebagai destinasi wisata ramah Muslim, sehingga semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.
Menurut Umi, seminar ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Media Sudut Pandang bukan hanya menjadi ruang diskusi akademis tentang hukum, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat diplomasi publik dalam menjalin persahabatan Indonesia – Taiwan.(red)






