Seekor Ikan Hiu Tutul Terdampar di Pantai Aceh Barat Daya

Senin, 30 September 2024 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melihat hiu tutul yang terdampar di pantai Kabupaten Abdya, Minggu (29/9/2024). (ANTARA/HO)

Warga melihat hiu tutul yang terdampar di pantai Kabupaten Abdya, Minggu (29/9/2024). (ANTARA/HO)

Blangpidie, Mercinews.com – Pantai Rubek Menpayong, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mendadak ramai dengan penemuan seekor hiu tutul (Rhincodon typus) yang terdampar di pesisir pantai. Hiu tutul itu diperkirakan berbobot sekitar dua ton dan memiliki panjang sekitar 10 meter.

Hewan laut ini ditemukan masih hidup, terombang-ambing oleh ombak besar pada Minggu (30/9/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Rizan, seorang warga Kecamatan Susoh, melalui Group WhatsApp Tagana Kabupaten Abdya.

“Telah terdampar seekor Hiu Paus di daerah Rubek Menpayong pada pukul 10.00 WIB, yang diperkirakan beratnya mencapai lebih kurang 2 ton dengan panjang 10 meter,” tulis Rizan dalam grup tersebut.

Rizan, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan penemuan hiu yang terdampar di pesisir pantai Gampong Rubek Meupayong, Susoh. “Saat ditemukan, hiu paus tersebut masih hidup. Nelayan sekitar berusaha mendorong ikan besar ini kembali ke laut, namun gelombang besar terus menghempaskannya ke tepi,” jelasnya, seperti dilansir Antara. Rizan mengaku prihatin melihat kondisi hiu tutul yang lemas, dan diperkirakan kini sudah mati.

Baca Juga:  Realisasi Anggaran Aceh 2025 Rendah dan Baru Mencapai 12 Persen

Menurutnya, terdamparnya hiu ini kemungkinan besar disebabkan oleh gelombang tinggi yang melanda wilayah Samudra Hindia dalam beberapa hari terakhir. “Dugaan akibat gelombang tinggi sehingga hiu paus tersebut terseret ke tepi pantai,” tambahnya. Kaironnas, warga Gampong Rubek Meupayong, juga membenarkan penemuan hiu tutul tersebut. “Betul, tadi saya dengar kabar dari warga ada hiu paus bintang yang terdampar di pantai. Nelayan sudah berusaha mendorong ke laut, tapi gagal. Sore ini saya dengar informasinya paus sudah mati,” katanya.

Baca Juga:  PalmCo Tanggap Bencana, Sediakan Dua Kebun untuk Posko Pengungsian

(mc)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB