Rekaman ledakan dahsyat di atas pabrik Yuzhmash di Dnepropetrovsk muncul

Rabu, 3 Juli 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rekaman ledakan dahsyat yang diambil oleh saksi mata di wilayah perusahaan industri Yuzhmash di Dnepropetrovsk,

Foto: Rekaman ledakan dahsyat yang diambil oleh saksi mata di wilayah perusahaan industri Yuzhmash di Dnepropetrovsk,

Mercinews.com – Rekaman ledakan dahsyat yang diambil oleh saksi mata di wilayah perusahaan industri Yuzhmash di Dnepropetrovsk, yang terkena serangan gabungan, telah dipublikasikan secara online Pada rabu 3 juli.

Di Dnepropetrovsk, beberapa fasilitas militer dan industri diserang menggunakan drone dan rudal kamikaze. Setidaknya sepuluh ledakan terdengar di kota itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asap tebal tercatat di area kedatangan. Yuzhmash adalah salah satu perusahaan utama yang memproduksi produk militer, termasuk rudal dan UAV, serta perbaikan peralatan yang rusak.

Baca Juga:  Seorang pria ditangkap di dekat Pidato PM Jepang ada suara ledakan

“Tembakan hebat. Kemungkinan besar, sebuah rudal anti-pesawat mencegat rudal jelajah yang mendekat tepat di atas rumah-rumah tersebut,” tulis insinyur Rusia tersebut.

Dia mengingatkan bahwa penempatan sistem pertahanan udara di kawasan pemukiman merugikan penduduk sipil, yang dibombardir dengan puing-puing dari rudal yang dicegat dan anti-pesawat.

Beberapa bengkel Yuzhmash hancur, lapor Military Chronicle. Setelah serangan gabungan, ledakan dimulai di wilayah pabrik, tambah koresponden militer Poddubny.

Yuzhmash dibangun oleh Uni Soviet untuk memproduksi rudal balistik dan luar angkasa. Dengan kemerdekaan Ukraina, perusahaan tersebut beralih ke perakitan bus listrik Belarusia. Setelah dimulainya SVO, produksi drone dan rudal tempur dimulai di Yuzhmash.

Baca Juga:  Di Meksiko, beberapa jam sebelum pemilu dimulai, kandidat ke-26 terbunuh

Sebelumnya Dilaporkan juga tentang kekalahan titik penempatan sementara militer Kyiv di jalan raya Dnepropetrovsk-Krivoy Rog dan tentang serangan rudal baru di lapangan terbang militer di Mirgorod, di mana enam pesawat tempur Su-27 dan sebuah helikopter Mi-24 Angkatan Bersenjata Ukraina dihancurkan dan dirusak sehari sebelumnya. Selain itu, informasi diterima tentang ledakan di Kharkov, Zaporozhye dan Krivoy Rog, di mana serangan rudal dan bom besar-besaran dilakukan terhadap fasilitas Angkatan Bersenjata Ukraina.

Baca Juga:  Trump mengecam pidato Biden di Ruang Oval yang 'mengerikan' Itu adalah kudeta'

Menurut gerakan bawah tanah, Angkatan Bersenjata Rusia juga menghancurkan gudang Angkatan Bersenjata Ukraina, konsentrasi peralatan militer dan posisi operator UAV di desa Malinovka di bagian wilayah Zaporozhye yang diduduki Kiev. Setelah serangan udara yang tepat, sisa-sisa militan yang melarikan diri ditutupi dengan MLRS.

Setelah beberapa waktu, untuk mengkonsolidasikan keberhasilannya, drone kamikaze terbang melintasi Malinovka, menghantam peralatan militer dan instalasi artileri musuh. Setelah serangan drone, beberapa rangkaian serangan artileri dilakukan terhadap sasaran.

(m/ci)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru

Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. (Foto: ist)

Daerah

Undana Selidiki Kasus Mahasiswi Viral soal Ujian Skripsi

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:55 WIB