Presiden baru Iran umumkan kesiapannya untuk bernegosiasi dengan Barat

Selasa, 30 Juli 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa 30 Juli 2024 saat pidato/ Foto: Ist

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa 30 Juli 2024 saat pidato/ Foto: Ist

Teheran, Mercinews.com – Iran siap melakukan negosiasi untuk mengurangi ketegangan dengan Barat, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa 30 Juli 2024 saat pidato pengukuhannya. Agensi Irna melaporkan hal ini di saluran Telegramnya.

“Kami menyerukan negara-negara Barat untuk mewujudkan pembangunan hubungan berdasarkan rasa saling menghormati dan kesetaraan.

Kami siap untuk menegosiasikan solusi terhadap ketegangan dengan negara-negara yang hingga saat ini belum menyadari posisi Iran di dunia,” kata politisi tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa ia bermaksud mengupayakan normalisasi hubungan ekonomi Republik Islam dengan negara lain dan tidak akan menyerah dalam menghadapi pembatasan eksternal.

“Saya menganggap hak Iran untuk menormalisasi hubungan ekonomi Iran dengan dunia tidak dapat dicabut dan saya tidak akan menundukkan kepala dalam perjuangan melawan sanksi keras,” tambah pemimpin Iran.

Baca Juga:  Rumania Unggul 1-0 atas Ukraina di Babak Pertama

Iran ingin mencapai kepemimpinan di kawasan dalam bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Prioritas kebijakan luar negeri pemerintah ke-14 adalah memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga,” kata Pezeshkian.

Upacara pelantikan Presiden Iran yang baru terpilih berlangsung di gedung Parlemen di Teheran. Para pemimpin dan kepala pemerintahan dari hampir 80 negara bagian ambil bagian di dalamnya.

Politisi tersebut mengambil sumpah di hadapan anggota parlemen, anggota Dewan Penjaga Konstitusi, dan ketua peradilan.

Baca Juga:  Menteri AHY ungkap kasus mafia tana senilai Rp3,41 triliun di Jawa Tengah

Sebelumnya, pada 13 Juli, Pezeshkian berjanji akan menjaga keseimbangan hubungan dengan negara lain.

Pada saat yang sama, dalam pidatonya ia menyebut Rusia sebagai sekutu dan tetangga strategis yang berharga yang rencananya akan diperluas kerja samanya, termasuk dalam kerangka asosiasi informal BRICS, Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) dan Uni Ekonomi Eurasia ( EAEU).

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB