Manado, Mercinews.com – Puncak perayaan Paskah Nasional 2026 di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung aman dan tertib pada Rabu (8/4/2026). Kelancaran kegiatan keagamaan yang dihadiri puluhan ribu umat Kristiani tersebut mendapat apresiasi atas kinerja aparat keamanan, khususnya Polda Sulut di bawah komando Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.
Acara yang dipusatkan di kawasan Megamas Kota Menado itu diikuti lebih dari 70.000 umat dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung kondusif tanpa gangguan berarti.
Apresiasi atas keberhasilan pengamanan Paskah Nasional 2026 disampaikan oleh Heru Riyadi, S.H., M.H., mantan Ketua Umum Pokdar Kamtibmas Nasional. Ia menilai kesiapan aparat dalam mengamankan kegiatan berskala besar patut diapresiasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sinergi antara aparat keamanan dan seluruh pihak terkait menjadi kunci keberhasilan pengamanan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman,” ujar Heru Riyadi yang juga Penasihat Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Heru juga mengapresiasi kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara yang dinilai mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Di Sulawesi Utara, torang samua basudara,” ujar dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (FH Unpam) yang hadir langsung meninjau perayaan Paskah Nasional 2026 tersebut.

Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar tahun ini dan mencerminkan kesiapan aparat dalam menjaga keamanan kegiatan berskala nasional.
Untuk memastikan keamanan, Polda Sulut mengerahkan lebih dari 6.000 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis, mulai dari area utama hingga titik-titik strategis lainnya.
Sejumlah lokasi menjadi fokus pengamanan, antara lain panggung utama, akses keluar-masuk kawasan, area parkir, hingga Bandara Sam Ratulangi dan hotel tempat tamu VVIP dan VIP menginap. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan di kawasan Boulevard Manado untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Tim khusus dari Brimob, termasuk unit penjinak bom (Jibom) dan penanggulangan teror (Wanteror), turut diterjunkan untuk melakukan sterilisasi area. Personel siaga juga disiapkan guna merespons cepat potensi gangguan keamanan.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Pengamanan berjalan aman, tertib, dan kondusif sepanjang rangkaian acara,” ujarnya.(red)






