Perang kata-kata telah pecah, Akankah Netanyahu memecat Gallant?

Senin, 12 Agustus 2024 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan  Menteri Pertahanan Yoav Galant

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Galant

Mercinews.com – Menanggapi tuduhannya menghalangi negosiasi, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melancarkan serangan pedas terhadap Menteri Pertahanannya Yoav Galant.

“Gallant mengadopsi narasi anti-Israel dan merusak peluang mencapai kesepakatan pembebasan sandera,” kata kantor Netanyahu.

Dia menambahkan: “Pantas baginya untuk menyerang pemimpin gerakan Hamas, Yahya Sinwar, yang menolak mengirim delegasi ke perundingan, dan yang merupakan satu-satunya penghalang bagi kesepakatan penyanderaan.”

Dia melanjutkan: “Israel hanya punya satu pilihan: meraih kemenangan penuh, yang berarti menghilangkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas, dan melepaskan para penculik kami, dan kemenangan ini akan tercapai.”

Baca Juga:  Israel Rebut Penyeberangan Rafah di sisi Gaza selatan Antara Mesir

“Ini adalah arahan yang jelas dari Perdana Menteri Netanyahu dan Kabinet, dan ini mengikat semua orang, termasuk Gallant.”

Dalam konteks ini, situs Ynet mengonfirmasi, mengutip sumber-sumber senior yang dekat dengan Netanyahu, bahwa “membubarkan Gallant tidak ada dalam agenda.”

Baca Juga:  Rusia Masukkan Presiden Ukraina Zelenskyy ke Dalam Daftar Orang yang Dicari

Sumber tersebut mengklaim bahwa “Netanyahu tidak terpengaruh oleh para penghasutnya dan memahami bahwa dalam perang dia tidak dapat disebut sebagai menteri pertahanan.”

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB