Aceh, Mercinews.com – Pelukan hangat PTPN IV PalmCo menjadi penguat bagi anak-anak korban banjir di Aceh Tamiang. Melalui program trauma healing, PalmCo hadir mendampingi pemulihan psikososial anak-anak yang harus bertahan berhari-hari di pengungsian akibat bencana banjir.
Program trauma healing tersebut dilaksanakan di Afdeling I Kebun Pulau Tiga, yang saat ini menjadi lokasi pengungsian bagi 874 jiwa, terdiri atas 679 orang dewasa dan 195 anak-anak. Di lokasi ini, PalmCo menghadirkan ruang pemulihan yang aman dan penuh kehangatan bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Di tengah keterbatasan dan kelelahan akibat banjir, anak-anak diajak kembali merasakan rasa aman dan bahagia melalui berbagai kegiatan trauma healing, seperti sharing and reflective circle, healing dance, permainan interaktif, serta kegiatan mewarnai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai dukungan emosional agar anak-anak perlahan bangkit dari trauma dan kembali tersenyum, pada Sabtu (13/12/2025).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa kehadiran PalmCo di lokasi bencana berangkat dari nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“PalmCo hadir untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, tetap merasa aman, diperhatikan, dan memiliki harapan di tengah situasi sulit,” ujarnya.
Hilda Savitri, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo, menyampaikan bahwa trauma healing merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Menurut dia, pemulihan psikososial anak-anak tidak kalah penting dari bantuan fisik.
“Kami ingin anak-anak kembali ceria. Ketika mereka bisa tertawa dan bermain, itu adalah tanda bahwa proses pemulihan sedang berjalan,” kata Hilda.
Program Pemulihan
Pendampingan yang dilakukan PalmCo disambut hangat oleh para orang tua pengungsi. Salah seorang warga, Ratna Sari, mengungkapkan rasa harunya melihat perubahan sikap dan emosi anak-anak setelah mengikuti kegiatan trauma healing.
“Anak-anak sudah kembali senang. Setelah berhari-hari terjebak banjir, mereka akhirnya bisa bermain lagi, bercanda dengan kakak-kakak Srikandi, dan merasakan makan daging kembali. Beban kami sebagai orang tua juga terasa lebih ringan,” tuturnya.
Keceriaan juga terpancar dari wajah anak-anak. Nazla, salah seorang anak pengungsi, mengatakan suasana di pengungsian kini terasa lebih aman dan menyenangkan.
“Sekarang kami bisa main lagi. Kakak-kakaknya baik, ada mainan dan snack, jadi kami senang,” ujarnya dengan senyum polos.
Afdeling I Kebun Pulau Tiga, PTPN IV Regional VI, menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir. Kawasan ini kemudian difungsikan sebagai lokasi pengungsian bagi karyawan dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi pusat kegiatan kemanusiaan dan pemulihan yang melibatkan berbagai pihak.
Komitmen Pendampingan
Selain pendampingan psikososial, PalmCo juga menghadirkan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Tim medis diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak dan orang tua tetap terjaga selama berada di lokasi pengungsian.
dr. Mahayeni Tarigan, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT SPMN, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh.
“Kami melakukan pemeriksaan, pemberian obat, serta penanganan medis lanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik anak-anak maupun orang dewasa,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Hilda Savitri juga mengunjungi Seumantoh untuk melaksanakan pendampingan bagi karyawan PKS Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang, serta masyarakat sekitar yang terdampak banjir. Bantuan yang disalurkan meliputi layanan kesehatan, obat-obatan, alat tulis sekolah, sandang, mainan, serta snack bagi anak-anak.
Tim kesehatan yang bertugas terdiri atas dr. Mahayeni Tarigan, dr. Reni Hidayani, dr. Salsabila Raihananda Bahty, serta empat tenaga medis lainnya. Sementara itu, Tim Srikandi PTPN IV PalmCo yang dipimpin langsung oleh Hilda Savitri, bersama Srikandi Regional dan Head Office, menjadi garda terdepan dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan benar-benar tercapai.
“Kami tidak ingin hadir sesaat. PalmCo berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak sampai mereka benar-benar bangkit,” tegasnya.
Melalui program tersebut, PalmCo berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan pemulihan masyarakat Aceh Tamiang. Di tengah duka akibat bencana, tawa dan senyum anak-anak menjadi pengingat bahwa kepedulian, empati, dan kebersamaan mampu menghadirkan harapan baru bagi masa depan.(red)






