OJK Pastikan Proses Penanganan Dana Hilang Indodax Transparan

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK (Foto: Mercinews.com)

OJK (Foto: Mercinews.com)

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan proses penanganan kasus hilangnya dana member Indodax dilakukan secara transparan. OJK memfasilitasi komunikasi antara manajemen Indodax dan nasabah yang terdampak, sambil menunggu hasil penelusuran lanjutan dari pihak perusahaan.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengatakan pihaknya telah memanggil manajemen Indodax untuk mendapatkan kejelasan terkait insiden ini.

Menurut Hasan, OJK berperan sebagai mediator agar kedua belah pihak nasabah dan pengurus Indodax dapat menyampaikan versi masing-masing sebelum ada keputusan resmi.

“Sudah kita panggil dan fasilitasi. Manajemen Indodax sedang melakukan penelusuran terkait penyebab dana hilang. Kita akan sampaikan hasilnya setelah ada kejelasan. Saat ini ada dua versi yang perlu diklarifikasi, dari sisi nasabah dan pengurus Indodax,” ujar Hasan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Hasan menambahkan bahwa Indodax menunjukkan sikap koperatif dalam proses ini. Ia memastikan tidak ada aset nasabah yang dirugikan, meskipun jumlah total dana yang hilang belum dapat dipastikan karena penelusuran masih berlangsung.

Baca Juga:  Sudahkah Melakukan Langkah Penting Ini Setelah Aktivasi Akun Coretax?

Sebelumnya, CEO Indodax William Sutanto menyatakan hilangnya dana member diduga disebabkan faktor eksternal, seperti phishing, malware, atau social engineering yang menargetkan perangkat dan kredensial pribadi pengguna.

Indodax tetap berkomitmen mendampingi member terdampak serta menelusuri kronologi setiap kasus secara individual.

“Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari penelusuran awal, indikasi mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Kami tetap mendampingi member terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh,” ujar William dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).

Baca Juga:  Rupiah menguat terhadap dolar, setelah Biden umumkan tidak maju di Pilpres AS

Insiden ini muncul setelah serangan siber yang diklaim berasal dari Korea Utara pada September 2024. Meski begitu, Indodax menegaskan seluruh aset cadangan dan dana nasabah tetap aman. Kasus yang melibatkan token BotX kemudian memicu pemeriksaan oleh OJK.

OJK menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini, memastikan hak nasabah terlindungi, dan menunggu laporan resmi dari manajemen Indodax sebelum memberikan keputusan lebih lanjut.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport
PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir
CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu
Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya
Dua Regional PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Kemitraan Sawit Rakyat
Abah Anton Charliyan Dorong Pengusaha Jiangxi Perkuat Investasi di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027

Minggu, 27 September 2026 - 00:32 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Rabu, 16 September 2026 - 23:13 WIB

CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani

Rabu, 16 September 2026 - 21:22 WIB

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu

Berita Terbaru