Netanyahu: Israel tidak berperang dengan warga sipil di Jalur Gaza

Kamis, 25 Juli 2024 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benjamin Netanyahu 24, Juli 2024. (AP Photo/Julia Nikhinson)

Benjamin Netanyahu 24, Juli 2024. (AP Photo/Julia Nikhinson)

Washington, Mercinews.com – Perdana Menteri Israel menolak tuduhan bahwa serangan Israel ditujukan terhadap warga sipil di Jalur Gaza.

Sebaliknya, Benjamin Netanyahu berkata, “tentara Israel telah menyebarkan jutaan selebaran, mengirimkan jutaan pesan teks, melakukan ratusan ribu panggilan telepon untuk mencegah kerugian terhadap warga sipil Palestina.”

Pada saat yang sama, Hamas “telah melakukan segala dayanya untuk membahayakan” warga sipil Palestina, termasuk menggunakan mereka sebagai “perisai manusia,” kata Netanyahu, di Kongres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika ada warga Palestina di Jalur Gaza yang tidak mendapatkan cukup makanan, itu bukan karena Israel menghalangi pengiriman bantuan kemanusiaan kepada mereka, melainkan karena Hamas menjarahnya,” tegas perdana menteri Israel, pada Rabu 24 Juli 2024 waktu AS saat berpidato di pertemuan gabungan Senat dan Dewan Perwakilan Kongres Amerika.

Baca Juga:  Tim Gegana Evakuasi Granat Nanas di Taman Seberang Gereja Kristus Raja Surabaya

Netanyahu mengatakan perang Israel melawan Hamas bukanlah konflik antara dua peradaban, namun “bentrokan antara peradaban dan barbarisme, antara mereka yang menganggap hidup sebagai sesuatu yang sakral dan mereka yang mengagungkan kematian.”

Dia menekankan bahwa Israel melancarkan perang melawan terorisme, yang tidak hanya mengancam dirinya sendiri, tetapi juga Amerika Serikat dan dunia Arab. Pada saat yang sama, di belakang Hamas dan Demikian pula, kelompok radikal Hizbullah Lebanon dan Houthi Yaman berada di belakang Iran, kata perdana menteri Israel.

Baca Juga:  Joe Biden akan umumkan sanksi bagi pelanggar kebebasan pers di dunia

Dia menyebut rezim yang berkuasa di Teheran sebagai ancaman utama terhadap keamanan di Timur Tengah dan di seluruh dunia.

Perdana Menteri Israel Itu juga menyebut para peserta demonstrasi pro-Palestina – salah satunya terjadi di depan gedung Kongres di Washington ketika Netanyahu berbicara di sana – sebagai “orang bodoh” yang “berpihak pada pemerkosa dan pembunuh.”

Sungguh luar biasa bahwa banyak pengunjuk rasa anti-Israel, banyak yang memilih untuk berpihak pada kejahatan,” kata perdana menteri. “Mereka berada di pihak Hamas.

Banyak dari pengunjuk rasa ini sendiri tidak tahu apa yang mereka bicarakan, sehingga mereka mengedepankan slogan-slogan seperti “Gay untuk Gaza,” tegas Benjamin Netanyahu.

Baca Juga:  Gubernur Filipina Ditembak Mati di Rumahnya, 5 Warga Juga Tewas

Netanyahu “berjalan melewati” aktivis LGBT* yang berpartisipasi dalam demonstrasi pro-Palestina dengan poster “Gays* untuk Gaza!”

“Mereka mungkin juga memasang tanda yang bertuliskan, ‘Ayam untuk KFC.’ – sinis kepala pemerintahan Israel.

Pada tanggal 20 Mei, Ketua Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Karim Khan, menuntut dikeluarkannya surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Palestina.

Netanhu dan Galant bertanggung jawab atas “serangan yang meluas dan sistematis terhadap warga sipil Palestina,” kata Khan.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB