Meski Sudah Divonis Bersalah, Trump Bisa Jadi Presiden AS

Sabtu, 1 Juni 2024 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto AP/Steven Hirsch
Mantan Presiden Donald Trump

Foto AP/Steven Hirsch Mantan Presiden Donald Trump

Mercinews.com – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang juga kandidat presiden pada pemilu AS pada
November mendatang divonis bersalah atas 34 dakwaan dalam kasus uang tutup mulut.

Meski telah divonis bersalah, Trump masih bisa berkompetisi di Pilpres AS. Sebab, konstitusi AS hanya mensyaratkan tiga hal.

Ketiga syarat itu ialah warga negara AS, berusia minimal 35 tahun, dan telah tinggal di Amerika setidaknya selama 14 tahun.

Tidak ada ketentuan yang melarang seorang terpidana mencalonkan diri atau menjadi presiden.

Namun hal itu menimbulkan banyak spekulasi karena belum pernah terjadi sepanjang sejarah AS kandidat presidennya seorang terpidana.

Seperti diketahui, Trump diputus bersalah di pengadilan New York. Trump diputuskan bersalah karena memalsukan dokumen untuk menutupi pembayaran guna membungkam bintang porno, Stormy Daniels, menjelang pemilihan umum 2016.

Baca Juga:  AS sedang Mencoba Menarik Israel dalam konflik Rusia-Ukraina, dokumen rahasia

Juri pada Kamis (30/5) memvonis Trump atas 34 dakwaan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi skandal seks pada tahap akhir kampanye presiden 2016.

Jaksa menyatakan bahwa Trump terlibat dalam hubungan intim dengan aktris porno Stormy setelah istrinya Melania melahirkan pada 2006.

Kemudian, dia membayar uang diam-diam satu dekade kemudian untuk menghindari konsekuensi negatif dan untuk menipu pemilih, lalu membuat dokumen palsu untuk menyembunyikan pembayaran tersebut.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Babun Najah Ulee Kareng Terbakar, 12 Santri Dilarikan ke RS

Setelah dua hari musyawarah, juri yang beranggotakan 12 orang menyatakan Trump bersalah atas semua 34 tuduhan yang dihadapinya.

Berdasarkan putusan itu, Trump menjadi presiden AS pertama dalam sejarah yang dihukum dalam persidangan pidana.

(mc)

Berita Terkait

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua
Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK
Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan
Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang
Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:39 WIB

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:31 WIB

Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:04 WIB

Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:10 WIB

Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang

Rabu, 19 Juni 2024 - 03:22 WIB

Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB