MER-C Salurkan Bantuan 2000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza Setiap Hari

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyalurkan bantuan 2000 liter air bersih untuk warga Palestina di dua sekolah tempat pengungsian di Gaza Selatan setiap harinya, sejak Jumat (12/1/2024). Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyalurkan bantuan 2000 liter air bersih untuk warga Palestina di dua sekolah tempat pengungsian di Gaza Selatan setiap harinya, sejak Jumat (12/1/2024).

“Saat ini selain kami membuat program makanan cepat saji, toilet darurat dan pakaian hangat untuk anak-anak kecil, kami juga Alhamdulillah setiap harinya, in shaa Allah, akan membagikan 2000 liter air minum per hari untuk para pengungsi yang ada di dua sekolahan tempat kami berada,” kata Relawan MER-C di Gaza, Fikri Rofiul Haq.

Baca Juga:  MER-C Salut dan Apresiasi Sikap Tegas Gubernur Bali Tolak Timnas Israel

Ia mengatakan, saat ini total ada sekitar 1800 warga yang mengungsi dan lebih dari 100 warga luka-luka yang ada di dua sekolahan tempat mereka mengungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah antusias warga sangat senang sekali, banyak dari mereka datang langsung untuk mengambil air minum ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bantuan ini tidak diperjual belikan tapi dibagikan secara gratis, yang disediakan MER-C dari amanah masyarakat Indonesia melalui program MER-C yang ada di Jalur Gaza.

Air Menjadi Krisis Utama di Jalur Gaza

Lebih lanjut Fikri mengatakan, sampai saat ini air bersih menjadi salah satu krisis utama di Jalur Gaza.

“Dari data yang saya dapatkan dari Otoritas Gaza, ada 400 warga yang terkena penyakit baik kulit, diare, pernapasan dan penyakit lainya akibat kekurangan air bersih. Saat ini truk-truk yang masuk ke Gaza masih dibatasi. Kurang dari 100 truk setiap harinya yang bisa memasuki Jalur Gaza, tapi ini jauh dari cukup karena Jalur Gaza membutuhkan setidaknya 1000 truk bantuan untuk menangani berbagai krisis, seperti krisis pangan, air bersih dan tempat tinggal,” tuturnya.

Baca Juga:  Saat Bebaskan 4 Sandera, Militer Israel Bunuh Setidaknya 55 Warga Palestina

Zionis Israel telah memblokade Gaza selama 17 tahun sejak 2006. Semua yang masuk ke Gaza dikontrol dan diatur Zionis Israel, sehingga tidak mudah mengirim bantuan ke Jalur Gaza. Kondisi ini semakin memburuk sejak serangan Israel ke Jalur Gaza 7 Oktober lalu.Zionis Israel telah memblokade Gaza selama 17 tahun sejak 2006. Semua yang masuk ke Gaza dikontrol dan diatur Zionis Israel, sehingga tidak mudah mengirim bantuan ke Jalur Gaza. Kondisi ini semakin memburuk sejak serangan Israel ke Jalur Gaza 7 Oktober lalu.

Baca Juga:  Sebuah pesawat dengan 62 penumpang jatuh di Brasil

Bantuan Makanan

Baru-baru ini, MER-C juga membagikan paket makanan berupa telur dan kentang untuk sekitar 1800 pengungsi di Gaza Selatan.

Bantuan makanan ini dibagikan oleh dua relawan MER-C, yang dalam proses pengolahan serta pembagiannya dibantu relawan lokal.

Saat ini serangan Israel ke Jalur Gaza masih terus berlanjut. Fikri mengatakan, drone dan pesawat tempur Israel terus melintas di wilayah tempat mereka mengungsi, bahkan tak jarang Israel juga menyasar lokasi yang cukup dekat dengan pengungsian. []

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru