Menteri UMKM Minta Marketplace Tidak Naikkan Biaya Ongkir bagi Penjual

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri UMKM Maman Abdurahman (Foto: istimewa)

Menteri UMKM Maman Abdurahman (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meminta perusahaan marketplace tidak menaikkan biaya layanan logistik atau ongkos kirim (ongkir) yang dibebankan kepada penjual di platform digital.

Pernyataan itu disampaikan Maman menyusul keluhan dari pelaku usaha terkait kenaikan biaya layanan di sejumlah platform e-commerce sejak Mei 2026.

Menurut Maman, pemerintah telah memanggil perusahaan marketplace untuk membahas persoalan tersebut.

Maman mengatakan pemerintah meminta perusahaan marketplace menahan kebijakan kenaikan biaya tambahan yang dinilai dapat membebani pelaku UMKM.

Ia menegaskan pemerintah akan mengambil langkah apabila masih ada platform yang tetap menerapkan kenaikan biaya setelah pertemuan tersebut.

Menurut Maman, Kementerian UMKM bersama kementerian terkait saat ini tengah menyusun mekanisme dan regulasi untuk memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di ekosistem digital.

Ia menilai hubungan antara pelaku UMKM dan platform digital merupakan bagian dari ekosistem yang saling berkaitan sehingga keberlangsungan kedua pihak perlu dijaga secara seimbang.

Baca Juga:  Kemenparekraf Menggelar Wonder Voice of Indonesia 2023

Sejumlah platform e-commerce diketahui mulai melakukan penyesuaian biaya layanan logistik pada Mei 2026. TikTok Shop misalnya, mulai memberlakukan biaya layanan logistik untuk seluruh pesanan baru sejak 1 Mei 2026.

Biaya tersebut mencakup proses pengelolaan pesanan, koordinasi logistik, hingga pengiriman barang kepada pembeli.

Besaran biaya ditentukan berdasarkan berat paket dan jarak pengiriman, serta dibebankan kepada penjual.

Baca Juga:  Usai Kunjungan ke AS Sri Mulyani Ungkap Beban Utang Negara Berkembang

Sementara itu, Shopee Indonesia juga melakukan penyesuaian biaya layanan program Gratis Ongkir XTRA mulai 2 Mei 2026. Penyesuaian dilakukan berdasarkan ukuran paket dan kategori produk.

Untuk produk ukuran biasa dengan berat di bawah lima kilogram, biaya layanan berada di kisaran 1 hingga 8 persen.

Adapun produk ukuran khusus dikenakan biaya layanan sekitar 2,5 hingga 9,5 persen tergantung karakteristik barang yang dikirim.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru