Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Kevin Wu PSI Desak Pemprov DKI Tindak Tegas Oknum Petugas

Senin, 6 April 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu. (Foto: Dok. Pribadi)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu. (Foto: Dok. Pribadi)

Jakarta, Mercinews.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu, menyoroti insiden manipulasi laporan aduan warga melalui aplikasi JAKI yang menggunakan foto berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ia pun mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menindak tegas oknum petugas yang terbukti menyalahgunakan teknologi AI untuk menipulasi aplikasi JAKI.

Kevin Wu menyayangkan penggunaan teknologi AI yang tidak pada tempatnya. Menurut dia, teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik, bukan justru menjadi alat untuk membuat laporan fiktif.

“Kalau dugaan ini benar, sangat disayangkan. Teknologi yang seharusnya mendukung pekerjaan produktif malah digunakan untuk manipulasi laporan,” ujar Kevin Wu dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

Ia menilai, praktik tersebut mencerminkan perilaku “asal bapak senang” (ABS), yaitu membuat laporan seolah-olah pekerjaan telah selesai tanpa realisasi di lapangan.

Kevin mengatakan, tindakan semacam ini dapat merusak profesionalitas aparatur pemerintah dan integritas sistem pelayanan publik.

“Bukannya menyelesaikan pekerjaan dengan benar, petugas malah menggunakan AI untuk laporan yang sifatnya formalitas semata. Ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Imlek 2026, Kevin Wu Dampingi Rano Karno Tinjau Glodok

Kevin menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta harus memberikan sanksi tegas agar insiden ini tidak menjadi preseden buruk bagi petugas lain.

Ia menekankan bahwa manipulasi laporan akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Perlu ada tindakan tegas agar kejadian seperti ini tidak diikuti petugas lainnya. Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus dijaga,” ujar Kevin.

Selain itu, ia menekankan bahwa insiden ini harus menjadi momentum evaluasi penggunaan teknologi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. AI, kata Kevin, harus dipakai untuk membantu warga menyelesaikan masalah secara nyata, bukan sebagai alat manipulasi.

Baca Juga:  Kembali Bantu Warga Tangki, Kevin Wu: Kasihan Mereka Kepanasan dan Kehujanan

Sebagai legislator di Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin memastikan bahwa kasus ini akan menjadi catatan khusus dalam rapat bersama Pemprov DKI.

Ia berharap ada langkah perbaikan sistem, pengawasan yang lebih ketat, dan edukasi kepada seluruh aparatur agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini menjadi alarm bagi seluruh aparat dan pelayan masyarakat. Jangan sampai penyalahgunaan teknologi seperti ini merusak reputasi mereka yang bekerja dengan sungguh-sungguh di lapangan,” pungkas Kevin.(red)

Berita Terkait

BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis
Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’
Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama
Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan
Polda Metro Jaya Periksa Model AWS terkait Dugaan Korban Begal yang Viral di Media Sosial
Hendropriyono Tanggapi Amien Rais soal Teddy, Ingatkan Etika Berbahasa di Ruang Publik
Dua Begal Kurir Paket di Bandung Ditangkap, Pelaku Lainnya Masih Diburu Polisi
Kevin Wu PSI: Pemprov DKI Harus Jamin Keamanan Warga dari Premanisme

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:37 WIB

BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:39 WIB

Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:36 WIB

Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:10 WIB

Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:15 WIB

Polda Metro Jaya Periksa Model AWS terkait Dugaan Korban Begal yang Viral di Media Sosial

Berita Terbaru

Pipit Suwito, S.H., M.H. (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Membaca Korupsi dari Perspektif Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:09 WIB