Lihat Tentaranya dipenggal, Ukraina Sebut Rusia Binatang Buas hingga Mirip ISIS

Rabu, 12 April 2023 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut militer Rusia sebagai binatang buas. Tudingan itu dilontarkan usai video pemenggalan diduga militer Rusia terhadap tawanan perang Ukraina beredar.

Ada sesuatu yang tidak dapat diabaikan oleh siapapun di dunia: betapa mudahnya binatang buas ini membunuh… kami tidak akan melupakan apa pun, kami juga tidak akan memaafkan para pembunuh,” kata Zelensky dalam sebuah pesan di media sosial. Ia kemudian bersumpah untuk memberikan keadilan kepada para pelaku.

Baca Juga:  AS dan NATO sedang mempersiapkan perang proksi baru melawan Rusia

Menurut laporan yang dirilis bulan lalu, pemantau hak asasi manusia PBB telah mendokumentasikan puluhan pembunuhan ringkasan tawanan perang Ukraina dan Rusia, serta kemungkinan kejahatan perang lainnya seperti penggunaan penyiksaan, perisai manusia dan pelanggaran lainnya terhadap tawanan perang sejak Rusia menginvasi Ukraina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari France24, Rabu (12/4/2023) kantor berita tidak dapat segera memverifikasi keaslian atau asal video yang dibagikan di media sosial, yang menunjukkan seorang pria berseragam memenggal kepala seorang pria yang mengenakan pita lengan kuning yang digunakan oleh tentara Ukraina.

Baca Juga:  Penduduk Israel mulai memblokir jalan raya

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan tentara penyerang Rusia lebih buruk daripada kelompok Negara Islam (IS) atau ISIS. ISIS merupakan kelompok teroris yang terkenal karena pemenggalan sandera secara bertahap.

“Tidak masuk akal bahwa Rusia, yang lebih buruk dari ISIS, memimpin DK PBB,” cuit Kuleba, mengacu pada Dewan Keamanan PBB di mana Rusia mengambil jabatan presiden bergilir bulan ini.

Baca Juga:  Pejuang Hamas Salahkan Biden atas Operasi Militer Israel di RS Al-Shifa

Kremlin mengatakan sebuah video yang beredar di media sosial yang dimaksudkan untuk menunjukkan pemenggalan kepala seorang tentara Ukraina mengerikan dan keasliannya perlu diperiksa.

Video, yang telah banyak dikritik oleh Ukraina, menunjukkan tentara Rusia merekam diri mereka sendiri saat mereka memenggal seorang tawanan Ukraina dengan pisau.

Pertama-tama, keaslian rekaman yang mengerikan ini perlu diverifikasi. Kita hidup di dunia palsu,” kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. []

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB