BANDUNG, MERCINEWS.COM – Sebanyak 600 siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Angkatan ke-3 dari Kolat IV Cimahi dan Kolat VI Lanud Sulaiman mengikuti kegiatan kunjungan integratif dan edukatif ke Dapur Sehat Anak Bangsa (DSAB) yang berada di bawah pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Husein Sastranegara, Rabu (2/7).
Kunjungan para siswa SPPI menjadi bagian dari program kolaborasi antara kedua Kolat SPPI guna memperluas wawasan siswa dalam bidang kesehatan dan ketahanan pangan, khususnya terkait gizi seimbang bagi generasi muda.
Rombongan siswa dipimpin oleh Kolonel Laut (KH) Dr. Ir. Yanif Dwi Kuntjoro selaku Koordinator Manajerial Kolat IV SPPI Cimahi dan Letkol Lek Ega Gurcita Trisna Setia, S.E., M.M. selaku Komandan Satuan Pendidikan VI B SPPI Lanud Sulaiman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi, para siswa disambut langsung oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., didampingi Kadis Potdirga Letkol Pas R. Sandhika R. Wijaya dan Kepala SPPG, Aji.
Dalam sambutannya, Danlanud mengapresiasi atas partisipasi para siswa dan menekankan bahwa pemahaman tentang gizi dan pola makan sehat merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga mendorong siswa untuk aktif menyerap pengetahuan dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kunjungan dilanjutkan dengan pemaparan langsung oleh tim SPPG mengenai proses pengolahan makanan sehat. Mulai dari pemilihan bahan baku, penerapan standar keamanan pangan, hingga tahap distribusi dijelaskan secara rinci kepada para peserta.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, memperlihatkan ketertarikan siswa terhadap program Makan Siang Bergizi, yang merupakan salah satu inisiatif penting dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan peserta didik di lingkungan pendidikan.
Selain sebagai ajang pembelajaran, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan institusi TNI AU, khususnya Lanud Husein Sastranegara, dalam upaya bersama membentuk generasi muda yang sadar pentingnya gizi dan kesehatan.
Kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan.(red)






