Kerajaan Yordania Marah Wilayahnya Diklaim Bagian dari Negara Israel

Rabu, 22 Maret 2023 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amman, Mercinews.com – Pemerintah Kerajaan Yordania marah setelah seorang menteri Israel menggunakan peta “Israel Raya” untuk mengeklaim wilayah kedaulatan Yordania sebagai bagian dari negara Yahudi tersebut.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, bagian dari kubu sayap kanan, berpidato di sebuah acara di Paris pada hari Minggu sambil berdiri di dekat peta “Israel Raya”. Peta itu menggambarkan Yordania sebagai bagian dari negara Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Sinan Majali, menyampaikan protes keras dalam sebuah pernyataan. Dia menyebut tindakan Smotrich sebagai hasutan sembrono yang melanggar norma internasional dan perjanjian damai Yordania-Israel.

Yordania dan Israel menandatangani perjanjian damai Wadi Araba pada tahun 1994, yang mengakhiri perang antara kedua negara sejak perang Arab-Israel pertama pada tahun 1948.

Merespons kemarahan Yordania, Israel bergegas menegaskan kembali komitmennya pada perjanjian damai dengan kerajaan tersebut. “Tidak ada perubahan dalam posisi Negara Israel, yang mengakui integritas teritorial Kerajaan Hashemite,” kata Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga:  Bendera dikibarkan setengah tiang mengenang Haniyeh, Israel marah panggil dubes Turki

Selama pidatonya di Paris, Smotrich menyangkal keberadaan rakyat Palestina, dengan mengatakan bahwa orang Palestina adalah “penemuan” dari abad terakhir dan bahwa orang-orang seperti dirinya dan kakek neneknya adalah “orang Palestina yang sebenarnya”.

“Yordania mengutuk pernyataan rasis dan ekstremis yang menghasut yang dibuat oleh menteri ekstremis Israel terhadap persaudaraan rakyat Palestina, hak mereka untuk hidup, dan hak historis mereka dalam negara merdeka dan berdaulat mereka di tanah nasional Palestina,” kata Majali.

Dia meminta pemerintah Israel untuk mengutuk pernyataan Smotrich, dengan mengatakan: “Amman akan mengambil semua tindakan politik dan hukum yang diperlukan untuk mengatasi tindakan dan pernyataan ekstremis dan penuh kebencian.”

Baca Juga:  Israel melancarkan operasi di Al-Bureij dan Deir al-Balah di Jalur Gaza

“Pernyataan seperti itu mewakili eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas,” imbuh Majali.

Smotrich memicu badai kecaman internasional bulan lalu setelah dia mengatakan Huwara, kota Palestina di Tepi Barat harus dimusnahkan menyusul kematian dua pemukim Yahudi Israel dalam serangan penembakan.

Pemandangan udara dari halaman di mana mobil dibakar di kota Palestina Huwara dekat Nablus di Tepi Barat yang diduduki. [Ronaldo Schemidt/AFP]
Kota itu kemudian diserang oleh para pemukim Israel di mana seorang warga Palestina terbunuh dan beberapa rumah serta kendaraan dirusak dibakar.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB