Keamanan Trump ditingkatkan dalam beberapa minggu mendatang

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembakan terhadap Donald Trump membuat khawatir seluruh Amerika, dan dia sendiri memperoleh modal politik

Foto: Brendan McDermid, Reuters

Tembakan terhadap Donald Trump membuat khawatir seluruh Amerika, dan dia sendiri memperoleh modal politik Foto: Brendan McDermid, Reuters

Mercinews.com – Seperti yang dilaporkan oleh perusahaan televisi Amerika CNN dan CBS pada hari Selasa, lawan bicara mereka yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada mereka bahwa intelijen Amerika menerima informasi pada bulan Juni bahwa Iran sedang bersiap untuk membunuh Trump, dan Dinas Rahasia telah memperkuat keamanan mantan presiden dan calon presiden AS dengan pengawal tambahan dan spesialis keamanan berperang melawan penembak jitu dan peralatan.

Namun, semakin tidak dapat dipahami mengapa, di tengah penjagaan yang diperkuat ini, Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun dengan senapan di tangannya berjalan ke atap sebuah gedung yang berjarak 130 meter dari Trump, yang berbicara di rapat umum, pada hari Sabtu.

Badan intelijen Amerika tidak memiliki informasi mengenai hubungan antara upaya pembunuhan Crooks dan rencana Iran.

Presiden Iran Ibrahim Raisi, yang kini sudah meninggal, mengecam Amerika Serikat karena membunuh Jenderal Soleimani dari mimbar PBB

Teheran mengancam Trump, serta, misalnya, Mike Pompeo, yang menjabat sebagai menteri luar negerinya, karena likuidasi Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan elit Quds dari Korps Garda Revolusi Islam. Soleimani terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak di Bagdad pada Januari 2020.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Adrienne Watson mengatakan para pejabat intelijen telah memantau ancaman Iran terhadap anggota pemerintahan Trump selama beberapa tahun.

“Ancaman ini terkait dengan keinginan Iran untuk membalas dendam atas pembunuhan Soleimani. Kami menganggap ini adalah masalah keamanan nasional dan keamanan dalam negeri yang paling penting,” kata Watson.

Misi Iran di PBB menyebut laporan dari CNN dan CBS tidak berdasar dan jahat, sambil mengatakan bahwa Donald Trump, dari sudut pandang Iran, adalah penjahat yang harus dihukum oleh pengadilan.

Baca Juga:  Trump Ancam Iran Habis-habisan Usai Serangan Israel, Tapi Bantah Terlibat

Juru bicara Dinas Rahasia AS Anthony Guglielmi tidak membenarkan atau menyangkal hal tersebut

melaporkan bahwa Iran sedang mempersiapkan upaya pembunuhan terhadap Trump, hanya mengatakan bahwa Dinas Rahasia dan badan intelijen lainnya terus-menerus menerima informasi tentang potensi ancaman dan mengambil tindakan yang tepat.

Tim kampanye Trump menanggapi permintaan BBC bahwa mereka tidak dapat mengomentari masalah terkait keamanan dan menyarankan untuk menghubungi Dinas Rahasia.

Pada tahun 2022, Departemen Kehakiman AS mendakwa seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam merencanakan pembunuhan John Bolton. Bolton menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Trump pada 2018-2019.

Kemudian jaksa mengumumkan bahwa upaya pembunuhan yang akan terjadi ini mungkin dimaksudkan sebagai balas dendam atas likuidasi Jenderal Soleimani.

Baca Juga:  Suporter timnas Belanda menyerang bar yang ada suporter Inggris

Terhadap pertanyaan dari semua pihak tentang bagaimana Thomas Matthew Crooks dengan senapan di tangannya berakhir di atap gedung 130 meter dari Trump yang dijaga ketat, Dinas Rahasia dan polisi belum memberikan jawaban yang final dan komprehensif.

Kepala Dinas Rahasia mengatakan polisi setempat dari Butler, tempat unjuk rasa berlangsung, sedang bertugas di gedung tersebut. Menurut CBS, tiga penembak jitu polisi setempat berada di dalam gedung dan melihat Penjahat naik ke atap.

Kantor Sheriff Butler merujuk pertanyaan dari wartawan BBC ke polisi negara bagian, yang mengatakan bahwa gedung tersebut bukan wilayah tanggung jawab mereka.

Presiden AS Joe Biden mengumumkan setelah upaya pembunuhan terhadap Trump bahwa ia telah memerintahkan penyelidikan independen atas insiden tersebut.

(m/c)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru