Internasional

Keajaiban, Korban Gempa Turki Selamat usai Tertimbun 5 Hari

Korban selamat gempa di Turki. (Foto: AP/Can Ozer)

Jakarta, – Tim evakuasi di Turki kembali berhasil menyelamatkan satu keluarga dengan anggota lima orang. Mereka diketahui tertimpa reruntuhan gempa dahsyat selama lima hari.

Dikutip dari Fox News, tim pertama-tama menyelamatkan anak perempuan bernama Havva dan Fatmagul Asian di antara gundukan puing di kota Nurdag, Turki, wilayah terdampak parah bencana gempa. Tim tersebut kemudian akan menolong si ayah, tetapi ia bersikeras agar putrinya yang lain, yakni Zeynep dan putranya Saltik Bugra diselamatkan lebih dulu.

Kemudian, saat sang ayah dibawa keluar, para tim bersorak dan meneriakkan “Tuhan Maha Besar!”

Penyelamatan dramatis dilakukan saat korban terkena reruntuhan selama 129 jam. Korban selamat di hari Sabtu menjadi sembilan orang, termasuk seorang wanita berusia 16 tahun dan seorang wanita berusia 70 tahun.

Baca Juga:  Dokter Erlina: Masyarakat perlu waspada flu burung

Anggota tim pencari campuran Turki dan Kyrgyz saling berpelukan, begitu pula sepupu dari anak yang diselamatkan itu, dengan salah satu dari mereka berteriak: “Dia keluar, saudara. Dia keluar. Dia ada di sini.”

Evakuasi membawa kegembiraan di tengah kehancuran yang luar biasa setelah gempa berkekuatan 7,8 pada hari Senin meruntuhkan ribuan bangunan, menewaskan lebih dari 24.000 orang, melukai 80.000 lainnya dan menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Gempa lain yang kekuatannya hampir sama dan kemungkinan dipicu oleh yang pertama menyebabkan lebih banyak kerusakan beberapa jam kemudian.

Petugas penyelamat di kota Turki Antakya membawa Ergin Guzeloglan, 36, ke ambulans setelah mereka menariknya keluar dari bangunan yang runtuh pada hari Sabtu.

Namun, tidak semuanya berakhir dengan baik. Tim penyelamat berusaha menolong seorang gadis berusia 13 tahun di dalam puing-puing bangunan yang runtuh di provinsi Hatay pada Sabtu pagi dan mengintubasinya. Tapi dia meninggal sebelum tim medis dapat melakukan penolongan lebih lanjut.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top