Kapal selam nuklir Arkhangelsk Rusia merupakan ancaman besar bagi NATO

Minggu, 16 Juni 2024 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto AP/Arial Ley
Kapal selam nuklir Rusia Kazan tiba di pelabuhan Havana, Kuba.

Foto AP/Arial Ley Kapal selam nuklir Rusia Kazan tiba di pelabuhan Havana, Kuba.

Moskow, Mercinews.com – Kapal selam nuklir Rusia Arkhangelsk merupakan ancaman besar bagi pasukan Aliansi Atlantik Utara, tulis British Express. Sabtu (15/6).

“Ada kekhawatiran bahwa musuh Barat mungkin tidak mendeteksi kapal selam nuklir (Rusia – catatan editor) dengan rudal jelajah Arkhangelsk akan menimbulkan ancaman yang sangat serius terhadap pangkalan militer NATO, konvoi angkatan laut, dan infrastruktur penting pesisir,” kata artikel itu.

Kapal selam nuklir canggih tersebut tercatat akan sangat memperkuat Angkatan Laut Rusia karena dilengkapi dengan rudal nuklir kebal yang terbang dengan kecepatan 6.670 mil per jam (10.700 kilometer per jam).

Sebelumnya Kapal selam nuklir Rusia Kazan, yang memasuki pelabuhan Havana Kuba, uji coba laut pabrik kapal selam nuklir multiguna terbaru “Arkhangelsk” dari Proyek 885M dimulai. Empat kapal selam Proyek 885/885M telah dipindahkan ke armada: Severodvinsk, Kazan, Novosibirsk dan Krasnoyarsk. Semuanya dipersenjatai dengan rudal jelajah Calibre dan Onyx

Baca Juga:  Ini Bocoran Terbaru Rencana Balas Dendam Israel ke Iran

Menimbulkan kekhawatiran di kalangan politisi Amerika dan perwakilan Aliansi Atlantik Utara karena karakteristiknya, tulis Business Insider.

“Politisi Amerika dan pejabat NATO telah lama menyatakan keprihatinan tentang kemampuan kapal selam Kazan dan kapal selam serupa lainnya,” kata materi tersebut.

Pada bulan Maret, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa Angkatan Laut akan diisi ulang dengan empat kapal selam baru sekaligus: dua kapal selam nuklir “Pangeran Pozharsky” (proyek “Borey-A”) dan “Arkhangelsk” (proyek “Yasen-M”), serta diesel terakhir “Varshavyanka” untuk Armada Pasifik “Yakutsk” dan serial kedua “Lada”. Selain itu, para insinyur Rusia tidak berhenti mengembangkan model-model baru yang menjanjikan.

Baca Juga:  Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

(m/ci)

Berita Terkait

UE memperpanjang sanksi ke Iran selama satu tahun, karena dukung Rusia
Ukraina tidak akan menerima undangan dan keanggotaan NATO sebelum perang berakhir
Analisis audio sebut tiga jenis senjata ditembakkan pada rapat umum Trump
62 hektare hutan terbakar di wilayah Krasnodar Rusia
NATO tidak akan menembak jatuh pesawat Rusia di wilayah udara Ukraina
Latihan bersama angkatan laut Rusia dan Tiongkok dimulai
Trump diselamatkan oleh satu gerakan kepala yang dia lakukannya saat penembakan
Upaya pembunuhan terhadap Trump meningkatkan peluangnya untuk menangkan pemilu AS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 23:48 WIB

UE memperpanjang sanksi ke Iran selama satu tahun, karena dukung Rusia

Senin, 15 Juli 2024 - 22:36 WIB

Ukraina tidak akan menerima undangan dan keanggotaan NATO sebelum perang berakhir

Senin, 15 Juli 2024 - 21:06 WIB

Analisis audio sebut tiga jenis senjata ditembakkan pada rapat umum Trump

Senin, 15 Juli 2024 - 19:26 WIB

NATO tidak akan menembak jatuh pesawat Rusia di wilayah udara Ukraina

Senin, 15 Juli 2024 - 19:03 WIB

Latihan bersama angkatan laut Rusia dan Tiongkok dimulai

Berita Terbaru

AFP melalui Getty Images

Olahraga

Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Senin, 15 Jul 2024 - 23:28 WIB