Jembatan Gantung di Aceh Utara rusak parah rawan terjadi kecelakaan anak sekolah

Kamis, 23 Februari 2023 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, Mercinews.com – Jembatan gantung yang menghubungkan dua kecamatan di Aceh Utara, kondisinya rusak parah dan butuh perhatian dari pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten.

Keuchik Gampong Ulee Tanoh Kecamatan Tanah Pasir, Mawardi, kepada wartawan menyebutkan, jembatan ini sebagai penghubung antara Gampong Ulee Tanoh Kecamatan Tanah Pasir dengan Gampong Lueng Baro Kecamatan Lapang, yang dibangun tahun 1991.

Baca Juga:  Ini Kronologi kebakaran ruko di Aceh Tamiang, enam orang meninggal dunia

“Kondisi jembatan rusak berat dan lantai jembatan pun sudah lapuk dimakan usia sejak 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini sering dilalui masyarakat, santri dan anak-anak sekolah, sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan,” kata Mawardi, Senin (20/2/2023).

Baca Juga:  3 terdakwa penyelundupan imigran Rohingya di Aceh divonis 20 tahun penjara

Dia mengatakan, sejak jembatan ini dibangun baru sekali dilakukan perbaikan atau rehab pada tahun 2021.

Bahkan sejumlah keuchik sudah sering mengajukan perbaikan dalam Musrembang tingkat kecamatan, termasuk melaporkan kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi sama sekali.

Baca Juga:  Kondisi Jalan di Jembatan Guhang Cot Mane Memprihatinkan

“Kami berharap kepada pemerintah segera mencari solusi untuk masalah jembatan gantung ini.

Karena selama ini masyarakat sejumlah desa di Kecamatan Tanah Pasir dan Lapang sering menggunakan jembatan ini. Jika melewati akses jalan lain, harus memutar cukup jauh,“ ucapnya. (*)

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru