Israel Terus Serang Lebanon, Jumlah Korban Tewas di Beirut 2.000 Lebih

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak Sabtu tengah malam, jet Angkatan Udara Israel telah menyerang 16 kota besar dan kecil di Lebanon, termasuk pinggiran selatan Beirut

Sejak Sabtu tengah malam, jet Angkatan Udara Israel telah menyerang 16 kota besar dan kecil di Lebanon, termasuk pinggiran selatan Beirut

Mercinews.com – Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan bahwa serangan Israel di wilayah Lebanon menewaskan lebih dari 2.000 orang. Sebagaimana diberitakan Al Jazeera pada Sabtu (5/10/2024), jumlah korban tewas itu termasuk 127 anak-anak dan 261 wanita.

Sedangkan perang di Gaza, setidaknya 41.802 orang tewas dan 96.844 terluka akibat serangan Israel sejak Oktober 2023.

Di Israel, setidaknya 1.139 orang tewas dalam serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 dan lebih dari 200 orang ditawan oleh Hamas.

Dikutip dari AFP, Hizbullah telah terlibat dalam bentrokan yang sedang berlangsung dengan pasukan Israel di daerah perbatasan Lebanon.

Sebelumnya, Hizbullah yang didukung Iran tersebut mengatakan bahwa mereka memaksa tentara Israel untuk mundur ke sana.

“Tentara Israel memperbarui upaya untuk maju ke sekitar kotamadya di desa Adaysseh, dan anggota Hizbullah menghadapi bentrokan tersebut secara terus menerus,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Inggris Yakin Konflik Indo-Pasifik Bisa Lebih Buruk dari pada di Ukraina

Kelompok Lebanon yang didukung Iran itu juga mengatakan bahwa mereka menargetkan pasukan di daerah Yarun di Lebanon selatan dengan “serangan roket”, serta tentara di dua titik di seberang perbatasan dengan roket.

Hizbullah dan Israel telah bertukar tembakan lintas batas hampir setiap hari selama hampir setahun, dengan kelompok itu mengatakan bahwa mereka bertindak untuk mendukung sekutu Palestina Hamas atas perang di Gaza.

Baca Juga:  Rusia Sebut Bantuan AS ke Ukraina Akan Lebih Banyak Kematian dan kerusakan

Sementara Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan Hizbullah dalam upaya untuk membuat wilayah utara Israel aman agar para pengungsi bisa Kembali ke rumahnya.

Karena itu, Israel telah mengintensifkan pembomannya, dan minggu ini mengumumkan pasukannya telah memulai serangan darat ke beberapa wilayah di Lebanon selatan.

(m/c)

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB